Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gedung Putih Angkat Bicara Soal Penggeledahan Rumah Donald Trump

Gedung Putih Angkat Bicara Soal Penggeledahan Rumah Donald Trump Suasana rumah Donald Trump di Florida digeledah FBI. ©EVA MARIE UZCATEGUI/GETTY IMAGES VIA AFP

Merdeka.com - Gedung Putih menanggapi penggeledahan rumah mantan presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump oleh Badan Investigasi Federal (FBI), menyatakan Presiden Joe Biden tidak menerima pemberitahuan apapun sebelum penggeledahan dilakukan.

"Tidak, presiden tidak diinformasikan, tidak tahu soal itu. Tidak ada orang di Gedung Putih yang diberitahu," jelas Sekretaris Pers Gedung Putih, Karine Jean-Pierre kepada wartawan, dikutip dari laman The Independent, Rabu (10/8).

Gedung Putih menolak mengomentari kasus yang berkaitan dengan penggeledahan tersebut dan mengarahkan wartawan untuk bertanya ke Departemen Kehakiman. Pemerintah Biden tampaknya tidak ingin mengomentari terlalu jauh soal penggeledahan tersebut.

Penggeledahan rumah Trump di resor Mar-a-Lago, Florida yang berlangsung pada Senin itu bagian dari penyelidikan Departemen Kehakiman terkait dugaan Trump menyimpan sejumlah dokumen rahasia di akhir masa jabatannya. Ini tidak berkaitan dengan penyelidikan terpisah yang dilakukan Departemen Kehakiman terkait kerusuhan 6 Januari di Gedung Capitol.

Sejak menjabat, Biden menekankan Departemen Kehakiman beroperasi secara independen dari Gedung Putih.

Ditanya terkait pendukung Trump yang menyerukan "perang sipil", Gedung Putih meminta pengunjuk rasa tetap damai.

"Tidak ada tempat untuk kekerasan di negara ini," kata Karine.

"Masyarakat berhak menyampaikan suaranya dengan damai, tapi kita akan mengecam keras upaya apapun untuk merencanakan kekerasan apapun jenisnya. Kami ingin meminta rakyat Amerika tetap damai di masa ini."

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP