Gadis Iran Tikam Pria AS Saat Kencam untuk Balas Pembunuhan Qassim Sulaimani
Merdeka.com - Seorang gadis menikam teman kencannya yang dia kenal lewat dunia maya, sebagai balas dendam atas kematian Qassim Sulaimani, jenderal Iran yang dibunuh AS dalam serangan drone di Irak pada 2020, seperti disampaikan kepolisian.
Nika Nikoubin (21), didakwa dengan percobaan pembunuhan, menggunakan senjata mematikan dan perampokan, KLAS-TV melaporkan.
Nikoubib dan pria tersebut berkenalan di situs kencan, seperti dituliskan kepolisian Henderson dalam laporan penangkapan. Pasangan tersebut kemudian sepakat bertemu di hotel Sunset Station pada 5 Maret, menyewa kamar bersama.
Saat di dalam kamar, pasangan itu melakukan hubungan seksual dan Nikoubin menutup mata teman kencannya itu. Nikoubin lalu mematikan lampu, dan beberapa menit kemudian, pria tersebut "merasakan sakit di samping lehernya, seperti dilaporkan KLAS-TV, dikutip dari Times of Israel, Senin (14/3).
Nikoubin dilaporkan menikam pria itu di leher "untuk balas dendam pada pasukan AS karena membunuh Qassim Sulaimani pada 2020," tulis polisi dalam sebuah laporan.
Pasukan AS membunuh jenderal tertinggi dalam militer Iran itu dalam sebuah serangan drone pada Januari 2020 saat mobilnya baru keluar dari bandara Irak. Sulaimani memimpin Pasukan Quds Garda Revolusi Iran.
Setelah penikaman itu, pria tersebut mendorong Nikoubin dan berlari keluar kamar untuk menghubungi 911.
Polisi menyampaikan, Nikoubin juga kabur dari kamar tersebut, mengatakan kepada seorang karyawan hotel dia baru saja menikam seorang pria.
Kepada penyelidik, Nikoubin mengatakan "dia ingin balas dendam." Dia mengatakan pernah mendengar sebuah lagu berjudul "Grave Digger," yang "memberinya motivasi untuk melaksanakan pembalasan dendamnya."
Las Vegas Review Journal melaporkan, belum ada informasi terkait kondisi pria tersebut.Nikoubin dijawalkan hadir di pengadilan untuk sidang pendahuluan pada 24 Maret.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya