Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gadis 12 tahun tewas gara-gara deodoran

Gadis 12 tahun tewas gara-gara deodoran Ilustrasi deodoran. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Piotr Marcinski

Merdeka.com - Sebagian besar orang menggunakan deodoran untuk mengatasi bau tak sedap di badan yang diakibatkan oleh keringat. Namun rupanya penggunaan deodoran yang berlebihan justru berdampak buruk bagi pemakainya.

Seperti yang dialami oleh pelajar di Inggris. Paige Daughtry yang diketahui memang memiliki kekhawatiran tersendiri tentang bau badannya. Oleh karena itu, dia selalu menggunakan deodoran berbentuk body spray untuk menjaga kebersihan tubuhnya.

Namun, karena menyemprot terlalu banyak deodoran ke tubuhnya, gadis 12 tahun itu tewas. Dia ditemukan ibunya tengah menelungkup di tempat tidur di mobil Caravan saat dia dan keluarganya tengah berlibur ke Fleetwood, Lancashire.

Dilansir dari laman Independent, Kamis (30/3), Daughtry sempat dilarikan ke rumah sakit untuk menerima perawatan medis. Namun dua jam kemudian dia dinyatakan meninggal.

Menurut ahli forensik patalogi, dr Jonathan Mercalfe, Daughtry terlalu banyak menghirup zat volatile yang dihasilkan aerosol dalam body spray. Zat tersebut memang umum ditemukan pada setiap kemasan deodoran dan bisa memengaruhi detak jantungnya.

Orangtua Daughtry saat ini masih merasakan kesedihan mendalam karena kematian putrinya. Keduanya tidak menyangka bahwa Daughtry bisa tewas hanya karena deodoran.

"Terkadang dia menghabiskan waktu berjam-jam di kamar untuk menyemprotkan deodoran agar bau badannya tidak tercium. Saya pernah menyuruh dia berhenti. Saya kira memakai deodoran adalah hal umum yang sering dilakukan gadis berusia 12 tahun. Tapi dia memakainya terlalu banyak," cerita ibunya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP