Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Fosil Gajah Berusia 12.000 Tahun Ditemukan di Chile

Fosil Gajah Berusia 12.000 Tahun Ditemukan di Chile Penemuan fosil gajah berusia 12 ribu tahun di Chile. ©Tagua Tagua Milenaria-Universidad de O'Higgins/Christian Didi Moreno/Handout via REUTERS

Merdeka.com - Fosil makhluk purba, Gomphotere yang merupakan kerabat gajah yang telah punah, ditemukan di Chile. Menurut hipotesis para ilmuwan, mahkluk ini menjadi target kelompok pemburu yang hidup di kawasan tersebut.

Fosil Gomphothere ini berusia 12.000 tahun dan ditemukan di dekat Danau Tagua Tagua, danau glasial di Chile selatan.

Dikutip dari Reuters, Senin (3/10), makhluk ini memiliki berat 4 ton dan tingginya bisa sampai 3 meter.

"Hipotesis kami terkait dengan perburuan, peristiwa perburuan," jelas arkeolog yang bekerja di situs tersebut, Carlos Tornero.

"Menurut kami ini karena Gomphothere merupakan hewan yang sangat besar dan berbahaya dan mungkin membuat beberapa orang memburunya," lanjutnya.

Para ilmuwan mengatakan penemuan ini juga memungkinkan mereka untuk mempelajari dampak manusia yang lebih luas di wilayah tersebut dan bagaimana perubahan iklim mempengaruhi hewan di daerah itu selama periode tersebut.

"Kita bisa mendapatkan banyak informasi dari sini, contohnya berkaitan dengan perubahan iklim, bagaimana dampaknya terhadap hewan," jelas arkeolog lainnya dari situs tersebut, Elisa Calas.

"Pengaruh manusia terhadap lingkungan sangat sejalan dengan apa yang terjadi sekarang kaitannya dengan lingkungan hidup."

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP