FIFA Tolak Permintaan Presiden Ukraina yang Ingin Beri Pesan di Final Piala Dunia
Merdeka.com - Badan Sepak Bola Dunia FIFA menolak permintaan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy yang ingin menyampaikan pesan perdamaian sebelum berlangsungnya partai final Piala Dunia malam nanti. Demikian menurut sumber yang mengetahui masalah ini kepada stasiun televisi CNN.
Sumber tersebut mengatakan kantor kepresidenan Ukraina menawarkan memberikan tautan video kepada para penonton sepak bola di stadion di Qatar sebelum pertandingan final. Sumber itu mengatakan pihak Ukraina merasa kaget dengan penolakan dari FIFA itu. Tidak diketahui apakah pesan yang hendak disampaikan Zelenskyy itu akan disampaikan dalam siaran langsung atau hasil rekaman.
"Kami kira FIFA ingin memakai acara ini untuk menyampaikan kebaikan," kata sumber tersebut, seperti dilansir laman CNN, Sabtu (17/12).
Namun pembicaraan antara Ukraina dengan FIFA masih berlangsung, kata sumber tersebut. CNN berusaha meminta tanggapan dari FIFA namun hingga berita ini diturunkan belum ada balasan.
Permintaan Ukraina ini dinilai tidak mengejutkan karena sejak Rusia melancarkan operasi militer Februari lalu, Kiev berulang kali memanfaatkan acara di tingkat dunia untuk menyampaikan pesan tentang perang di Ukraina.
Namun FIFA sejak sebelum turnamen Piala Dunia kali ini dimulai sudah menyampaikan tidak ingin melibatkan isu politik dalam perhelatan sepak bola terbesar sejagat itu.
FIFA dan tujuh negara Eropa juga mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada pemain mana pun yang memakai ban "One Love" di lengan selama pertandingan. Aksesoris itu selama ini menggambarkan dukungan kepada semua kalangan, termasuk kaum LGBT.
Dalam jumpa pers Jumat lalu, bos FIFA Gianni Infantino mengatakan badan sepak bola dunia itu harus menolak "pernyataan politik" di Qatar karena mereka harus menjaga perasaan semua pihak.
"Kami organisasi global dan kami tidak mendiksriminasi siapa pun," kata Infantino.
"Kami ingin membela nilai-nilai, kami membela hak asasi dan hak semua orang di Piala Dunia. Para penonton dan mereka yang menyaksikan melalui TV punya masalah mereka sendiri. Mereka hanya ingin menonton pertandingan utuh 90 atau 120 menit tanpa harus memikirkan hal lain, hanya ingin menikmati hiburan dan bergembira. Kami ingin memberikan mereka momen ketika mereka bisa melupakan sejenak masalah mereka dan menikmati sepak bola."
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya