Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Erdogan: Turki Takkan Biarkan Israel Caplok Sebagian Tepi Barat

Erdogan: Turki Takkan Biarkan Israel Caplok Sebagian Tepi Barat Presiden Recep Tayyip Erdogan. ©2017 Bloomberg

Merdeka.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengancam Israel atas rencana negara itu mencaplok sebagian wilayah Tepi Barat.

Erdogan menyebut Yerusalem adalah garis merah bagi dunia muslim.

"Kita menyaksikan rencana pendudukan baru dan pencaplokan oleh Israel yang mengancam kedaulatan Palestina dan bertentangan dengan hukum internasional," kata Erdogan dalam pidato dua hari lalu saat libur Idulfitri. "Kita tidak akan biarkan tanah Palestina diambil oleh siapa pun."

"Turki satu-satunya negara yang bersuara membela Palestina hari ini," ujar Erdogan, seperti dilansir laman the Times of Israel, Selasa (26/5).

"Tatanan dunia membuat rakyat Palestina kecewa dan tidak berhasil membawa perdamaian, keadilan, keamanan, dan ketertiban di wilayah ini."

Presiden Turki itu juga mengatakan Yerusalem dan Kuil Bukit adalah suci bagi tiga agama dan garis merah bagi seluruh muslim di dunia.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji akan mulai mencaplok wilayah Lembah Yordania dan semua pemukiman pada Juli mendatang. Rencana itu menuai kecaman dari sejumlah negara, termasuk negara Arab seperti Yordania dan negara Eropa seperti Jerman dan Prancis.

Netanyahu kemarin menegaskan Juli adalah batas waktu kesepakatan koalisi untuk memulai proses perluasan wilayah kedaulatan dan dia mengatakan kepada para anggota parlemen dari partai pendukungnya, Likud, dia tidak ada niatan mengubah rencana itu.

"Kita punya kesempatan yang belum pernah ada sejak 1948 untuk memberlakukan kedaulatan secara bijak dan sebagai langkah diplomatik di Yudea dan Samaria. Dan kita tidak akan membiarkan kesempatan ini berlalu begitu saja," kata Netanyahu merujuk pada berdirinya negara Israel pada 1948 dan menyebut wilayah Tepi Barat dengan sebutan yang termaktub di Alkitab.

"Kita punya target pada Juli nanti untuk memberlakukan kedaulatan dan kita tidak akan mengubah rencana itu," kata dia.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP