Erdogan: Sudah Waktunya Hagia Sophia Jadi Masjid
Merdeka.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kemarin mengatakan sudah waktunya bangunan khas Istanbul, Hagia Sophia menjadi sebuah masjid. Menurut dia suatu kesalahan di masa lalu yang telah mengubah bangunan itu menjadi museum.
"Hagia Sophia tidak akan lagi disebut sebuah museum. Statusnya akan diubah. Kita akan menyebutnya Masjid Hagia Sophia," kata Erdogan dalam wawancara dengan stasiun teelevisi Haber, seperti dilansir laman Channel News Asia, Kamis (28/3).
"Mereka yang datang ke Hagia Sophia akan mengunjungi masjid Hagia Sophia," kata dia.
Bangunan bersejarah di Istanbul itu dulunya adalah gereja dan kemudian menjadi masjid lalu sekarang adalah sebuah museum. Hagia Sophia kerap memicu ketegangan antara umat Islam dan Kristen lantaran aktivitas yang digelar di sana seperti pembacaan ayat suci Alquran atau salat berjemaah.
Status bangunan yang sekuler itu membolehkan semua orang dari agama apa pun untuk beribadah atau sekadar menikmati keindahan arsitektur yang dibuat sejak abad ke-6 itu.
Erdogan kini tengah berkampanye untuk Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) jelang pemilihan kepala daerah pada 31 Maret nanti.
Menurut Erdogan rencana pengubahan Hagia Sophia dari museum menjadi masjid itu akan dibahas usai pemilu.
"Kami pikir sudah saatnya untuk mengambil langkah itu (pengubahan) karena ada permintaan dari rakyat Turki," kata dia.
Keputusan itu jika dilaksanakan tampaknya akan menimbulkan kemarahan kaum Nasrani dan memicu ketegangan natara Turki dan Yunani.
Perdana Menteri Yunani Alezis Tsipras Februari lalu mengunjungi Hagia Sophia.
Ketika ditanya soal kemungkinan ada penentangan, Erdogan mengatakan, "Selama ini ada serangan ke masjid Al-Aqsa. Mereka yang diam saja tidak usah memberi saran kepada kami soal Hagia Sophia," kata dia.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya