Enam orang tewas akibat bentrok polisi dan guru di Meksiko
Merdeka.com - Bentrokan terjadi antara anggota serikat guru dengan polisi di Kota Nochixtlan, Meksiko. Akibatnya, enam orang tewas dan lebih dari 100 mengalami luka-luka.
Para aktivis dari Koordinator Nasional Pekerja Pendidikan menentang tes wajib guru sebagai bagian dari reformasi pendidikan di kota tersebut. Selain itu, mereka juga protes atas ditangkapnya pemimpin serikat dengan tuduhan pencucian uang dan biaya lainnya.
Dilaporkan oleh stasiun televisi ITV, Senin (20/6), protes pecah di wilayah selatan Oaxaca. Bentrokan ini bermula saat para demonstran melempar batu dan bom molotov, serta membakar beberapa kendaraan.
Sementara itu, polisi anti huru-hara Meksiko melepas tembakan ke arah demonstran yang membuat bentrokan semakin panas.
Dari laporan kepolisian, semua yang tewas adalah warga sipil. "Dua di antaranya pengurus serikat guru," kata seorang pejabat kepolisian setempat.
Sebelumnya, pemerintah Meksiko merilis pernyataan yang berisi 21 polisi federal terluka akibat insiden ini.
"Tiga dari mereka terkena tembakan, padahal anggota kami tidak ada yang membawa senjata," ujar seorang pejabat kepolisian.
Sementara itu, dari rekaman CCTV di jalan, terlihat seorang petugas polisi menembakkan pistol beberapa kali. Meski demikian, belum diketahui dia aparat setempat atau anggota kepolisian federal.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya