Empat kasus WNI tewas dimutilasi
Merdeka.com - Nasib nahas bisa mengancam siapa saja, tidak peduli waktunya, dan siapa mereka, termasuk para warga Indonesia. Tak disangka penduduk negeri ini menjadi korban serentetan pembunuhan brutal di negara lain. Bahkan mayat mereka tak lagi utuh alias sudah dimutilasi.
Dilansir dari pelbagai sumber seperti the Sydney Morning Herald, alih-alih mendapat nasib lebih baik di negeri orang, warga Indonesia ini malah pulang hanya tinggal nama. Terkuak di media setidaknya ada empat kasus mutilasi penduduk negeri ini jadi korban pembunuhan tak wajar.
Siapa saja mereka? Berikut ulasannya
Suramlah Nidin
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSuramlah Nidin merupakan warga Bondowoso, Jawa Timur. Dia mengadu nasib di Malaysia. Di Negeri Jiran inilah nyawanya melayang di tangan seorang pembunuh hingga saat ini pelaku bahkan tak tertangkap.Suramlah menjadi korban mutilasi seorang tak diketahui pada 2011. Dia ditemukan tak bernyawa dan tubuhnya terpotong hingga delapan bagian. Di sampin jasad Suramlah ada mayat anak kecil diperkirakan anak perempuan itu. Hingga kini kasus Suramlah tak ada kejelasan. Keluarganya yakin kasus wanita itu ditutup-tutupi oleh pihak Malaysia.
 Â
Sumarti Ningsih
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSeorang warga Indonesia bernama Sumarti Ningsih menjadi korban mutilasi oleh lelaki asal Inggris bernama Rurik Jutting. Peristiwa ini terjadi di wilayah Administratif Hong Kong, China, kemarin setelah perayaan kebangkitan arwah atau Halloween.Saat ditemukan Sumarti bahkan diperkirakan sudah tewas lima hari lalu. Dia datang ke Hong Kong awalnya ingin bekerja namun malah nyasar jadi pelacur. Mayat wanita itu dimasukkan ke dalam koper.Diperkirakan Sumarti tewas setelah pesta seks dengan Jutting.
 Â
TKW Indonesia tak dikenal dimutilasi di Arab Saudi
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comWarga negara Indonesia tidak dilansir namanya juga menjadi korban mutilasi di Arab Saudi. Peristiwa ini terjadi empat tahun lalu. Pelaku bernama Mustafa Al Asili bahkan sudah dimaafkan oleh keluarga korban yang diberi uang ganti rugi setara Rp 600 juta.WNI ini bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Tak disebutkan bagaimana Al Asili membunuhnya dan di wilayah mana serta motifnya. Kasus ini baru selesai Mei dan sudah tutup buku.
 Â
Mayang Prasetyo
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comTerakhir, kasus mutilasi warga Indonesia di Australia yakni Mayang Prasetyo. Dia dibunuh dan tubuhnya dipotong-potong oleh suaminya sendiri, Marcus Peter Volke. Tak hanya itu, jenazah perempuan transeksual itu juga direbus.Motif pembunuhan ini disinyalir sebab cemburu. Setelah memutilasi Mayang, Volke menggorok lehernya sendiri hingga tewas.
(mdk/din)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya