Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Empat cerita napi kabur paling unik sedunia

Empat cerita napi kabur paling unik sedunia napi kabur di new york. ©REUTERS/New York Governor's Press Officem

Merdeka.com - Lembaga pemasyarakatan atau penjara memang menjadi sebuah tempat yang tepat bagi mereka yang mempunyai catatan kriminal.

Pembunuh, pemerkosa, sampai bandar narkoba, diciduk polisi dan dijebloskan dengan harapan mereka bisa mendekam, menjalani masa tahanan, dan merenungi apa kesalahannya dan menjadi lebih baik.

Tapi ternyata tidak semua dari mereka 'terpenjara' dalam kurungan yang pastinya mempunyai pengawalan ketat. Sebagian dari mereka diketahui dapat meloloskan diri dengan berbagai cara, mulai dari cara tradisional menggunakan kain sarung yang disatukan menjadi tali hingga mengarungi laut lepas dengan bermodal papan selancar.

Berikut, empat cerita kabur napi paling unik yang dirangkum merdeka.com dari berbagai sumber:

Gunakan bor listrik, dua napi kabur dari penjara terbesar di New York

listrik dua napi kabur dari penjara terbesar di new york rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Dua narapidana bernama David Sweat, 34 tahun, dan Richard Matt, 48 tahun, berhasil melarikan diri dari selnya di penjara terbesar di New York, Lembaga Pemasyarakatan Clinton di Dannemora. Kasus ini baru pertama kali terjadi sejak penjara itu didirikan pada 1865 alias 170 tahun lalu. Amerika pun geger.Pihak berwenang mengatakan kedua napi itu menggunakan alat bor listrik untuk melubangi dinding beton dan besi di selnya, seperti dilansir stasiun televisi CNN, Senin (8/6).Setelah melubangi dinding sel, mereka berhasil kabur melalui pipa yang tembus hingga ke jalan."Mereka pembunuh. Kini mereka kabur. Kami akan mengungkap bagaimana mereka bisa melarikan diri supaya kejadian ini tidak terulang lagi," kata Gubernur New York Andrew Cuomo dalam siaran televisi "Good Morning America".Bagi warga setempat, penjara itu dijuluki "Siberia Kecil", merujuk penjara paling kejam dan ganas di Rusia. Di Lembaga Pemasyarakatan Clinton itu ada 3.000 narapidana yang dijaga oleh 1.400 sipir. Lokasi penjara itu dikelilingi oleh hutan dan lahan pertanian. Dari Montreal penjara itu bisa ditempuh dalam waktu 45 menit dengan mobil.

Lewat terowongan bawah tanah, napi Meksiko kabur pakai motor

bawah tanah napi meksiko kabur pakai motor rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Dilansir dari kantor berita CNN, Jumat (17/7), penyelidikan kaburnya tahanan narkoba tersebut masih terus diselidiki hingga kini. Para penyidik juga mencari tahu alasan lambannya penjaga berada di sel ketika bos gembong narkoba itu kabur.

"Saat El Chapo melarikan diri, sipir butuh 18 menit untuk tiba di selnya, terlebih lagi dia (El Chapo) tidak terekam di kamera pengawas ketika kabur," ungkap Menteri Dalam Negeri Meksiko, Miguel Angel Osorio Chong.El Chapo, melarikan diri melalui sebuah terowongan sepanjang 1,6 km dan berlanjut dengan menggunakan sepeda motor yang telah disediakan untuknya.Kamera pengawasan yang diletakkan di sel El Chapo merekam aktivitasnya 24 jam sehari. Namun kamera itu memiliki dua titik buta yang ditujukan untuk menjaga privasinya.Chong meyakini ada orang dalam yang terlibat dalam kaburnya El Chapo. Lantaran hal itu, dia memecat kepala penjara dan dua pejabat lainnya.Pemerintah Meksiko mengumumkan mereka akan memberi imbalan sebesar US$3,8 juta (Rp 50,8 miliar) untuk tiap informasi yang berujung pada penangkapan sang raja narkoba.

Tujuh napi kabur pakai sarung untuk panjat tembok setinggi delapan meter

kabur pakai sarung untuk panjat tembok setinggi delapan meter rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sebanyak tujuh narapidana (napi) yang ditahan di Lembaga Permasyarakatan (LP) Lambaro, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (5/2), kabur sekitar pukul 03.00 WIB setelah membobol dinding kamar. Napi kabur ini berada di Blok A kamar 21.Napi tersebut kabur setelah berhasil membobol dinding kamar berdiameter 40 sentimeter. Ukuran lubang ini hanya muat pria dewasa yang memiliki badan kurus.Selain itu juga ditemukan sarung yang telah disambung sepanjang 10 meter. Kemudian diikat batu pada pangkal kain agar bisa dilempar ke atas tembok setinggi 8 meter. Di lokasi masih terdapat bekas kaki ketujuh napi yang kabur tersebut.Di atas tembok ada kawat berduri, namun tidak terlihat ada terjadi kerusakan pada kawat tersebut. Lalu di balik tembok hamparan sawah yang tanahnya berlumpur. Diperkirakan ketujuh napi tersebut melarikan diri melalui sawah itu.Kepala Seksi Bimbingan Napi (Kasi Bimnapi), Syamsul Hadi mengatakan, di kamar 21 itu ada 8 napi yang mendekam. Akan tetapi satu orang lagi memilih tidak kabur."Satu orang yang di kamar 21 itu tidak kabur, namanya Basrullah yang akan bebas pada tanggal 21 Maret 2015," kata Syamsul Hadi, Kamis (5/2) di LP Lambaro, Aceh Besar.Adapun napi yang kabur tersebut adalah Hanafiah tahun lahir 1978 hukuman 14 tahun penjara, Heri Martalinus kelahiran 1989 hukuman 15 tahun, Saiful Amri lahir 1974 dihukum 18 tahun penjara, Saiful kelahiran 1980 dengan hukuman 5 tahun, Bachktias lahir 1981 hukuman 5 tahun, Syahrol Nizar lahir 1989 dihukum 14 tahun penjara dan Musriadi kelahiran 1982 dihukum 14 tahun penjara."Enam orang kasus narkoba dan satu orang kasus pembunuhan yaitu Heri Martalinus dan rata-rata mereka masih lama mendekam di sini," jelasnya.Lanjutnya, petugas memang setiap saat melakukan penjagaan dan patroli. Terakhir dilakukan pemeriksaan yaitu sore setiap harinya. Namun, Syamsul mengaku ada kelemahan dalam penjagaan, karena terbatasnya personel yang dimiliki LP dengan jumlah napi ratusan."Idealnya satu LP yang luas begini, dengan jumlah napi yang ada sebanyak 486 napi, satu regu 10 orang, tetapi kita hanya memiliki satu regu 5 orang," imbuhnya.Sehingga petugas tidak mencukupi untuk ditempatkan pada setiap pos yang ada di LP ini. Seperti pos yang ada di setiap sudut tembok dinding yang tinggi 8 meter tersebut.Kendati demikian, Syamsul Hadi sudah melakukan koordinasi untuk melakukan pengejaran napi yang kabur tersebut. Dia berharap kepada keluarga napi yang kabur ini, bila kembali ke rumah agar bisa dikembalikan pada LP kembali."Biar bisa mendapatkan hak-haknya, kami minta kepada napi yang kabur untuk mengembalikan ke LP, bila memang napi itu ada pulang ke rumah," tutupnya.

Napi ini pakai papan selancar buat kabur dari pulau penjara

pakai papan selancar buat kabur dari pulau penjara rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Seorang narapidana yang dihukum karena kasus pemerkosaan dan narkotika diketahui telah melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bastoy di Norwegia dengan menggunakan papan selancar dan sebuah sekop untuk mendayung.Napi belia yang baru berumur 20-an ini kabur pada malam hari, dengan sekop yang digunakan ditemukan paginya di tiga kilometer setelah bibir pantai.Kepala Lapas Tom Eberhardt mengatakan kepada Reuters, kejadian itu cukup mengagumkan karena papan seluncur menjadi media melarikan diri, seperti dikutip Russia Today, Minggu (9/8).Lapas Bastoy dikenal sebagai penjara untuk napi dengan tingkat keamanan yang rendah, para napi dibebaskan melakukan tindakan apapun, seperti bertani, menonton film, bersepeda, berenang di pantai, bahkan karena terlalu bebas, mereka bisa bermain tenis atau melakukan sauna. Parahnya, lapas tersebut tidak dilengkapi dengan pagar penjagaan.Hingga kini tercatat sebanyak 115 napi ada di lapas tersebut, dengan sebagian dari mereka adalah para tersangka yang sudah menjalani masa tahanan super ketat sebelumnya.Diketahui sebelumya, lapas ini sangat jarang ada napi yang mencoba kabur walau tingkat keamanan rendah bahkan bagi mereka yang telah bebas dan menjadi residivis hanya 16 persen dari mereka yang kembali mencicipi lapas Bastoy.Secara keseluruhan Norwegia adalah negara dengan tingkat residivis yang rendah, hal itu karena di dalam penjara para napi seperti menjalani kehidupan normal.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP