Ekstremis baru di konflik Suriah
Merdeka.com - Sebuah video mengerikan muncul memperlihatkan eksekusi tanpa ampun pada 14 orang oleh sebuah kelompok brutal. Kejadian ini terlalu ekstrem bahkan untuk Al-Qaidah.
Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Selasa (18/2), video itu memperlihatkan beberapa lelaki dengan mata tertutup. Diantaranya terlihat seperti remaja berlutut di depan sebuah lubang. Kejadian malam dan hanya diterangi cahaya obor.
Di belakang mereka ada seseorang yang sangat tenang mengokang pistol dan segera menembakkannya ke kepala salah satu dari tawanan. Bahkan video tiba-tiba berhenti sebab gambar selanjutnya terlalu mengerikan untuk direkam.
Ke-14 tawanan itu seketika menjadi mayat dan langsung dikuburkan dengan kondisi berlumuran darah. Gambar-gambar dan rekaman itu diperoleh dari stasiun televisi CNN. Mereka mendapat data dan rekaman dari responden Suriah agar media dapat mengetahui ada satu kelompok ekstremis bari dikenal sebagai ISIS dan mereka penentang Presiden Basyar al-Assad nomor satu.
Ada yang mengatakan ISIS merupakan kelompok binaan Al-Qaidah namun mereka menolak. Metode digunakan ISIS termasuk biadab dan mereka gemar eksekusi massal. Bahkan Al-Qaidah mengecam dan mengancam mereka segera meninggalkan Suriah.
ISIS dilaporkan terdiri dari muslim ekstremis bukan warga Suriah dan mereka melibatkan diri pada perang demi menyebarkan Islam garis keras. Koalisi oposisi pun melansir Assad dan ISIS telah bergandengan tangan menjadikan kelompok itu teroris paling besar se-Suriah.
(mdk/din)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya