Edward Snowden: Ponsel Anda bisa diretas hanya lewat pesan singkat
Merdeka.com - Mantan pembocor rahasia Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA), sekaligus mantan agen intelijen CIA Edward Snowden mengatakan, para intelijen bisa meretas ponsel pintar warga hanya lewat satu pesan singkat.
Surat kabar the Independent melaporkan, Selasa (6/10), menurut Snowden, para pemilik ponsel pintar biasanya tidak bisa berbuat apa-apa ketika ponselnya sudah diretas intelijen.
Snowden juga menuturkan kepada BBC di Moskow, intelijen Inggris punya alat untuk menyadap ponsel warga dan mendengarkan pembicaraan mereka ketika tidak sedang menelepon. Para intelijen itu hanya perlu mengirimkan sebuah pesan singkat maka setelah itu mereka bisa mengakses kamera dan mikropon di ponsel tersebut.
Alat itu, kata Snowden, bernama Smurf Suite. Ada lagi Dreamy Smurf yang bisa menghidupkan dan mematikan ponsel, serta Nosey Smurf ang bisa menyalakan mikropon ponsel meski ponsel sedang dimatikan, sehingga intelijen bisa mendengarkan pembicaraan pemilik.
Bahkan intelijen Inggris punya alat bernama Paranoid Smurf yang bisa mengambil alih kendali ponsel. Alat ini bisa membuat ponsel lebih sulit dideteksi ada gangguan atau kerusakan jika akan diperbaiki.
Masih menurut Snowden, intelijen Inggris, Amerika Serikat, termasuk NSA menggelontorkan USD 1 miliar untuk mengembangkan alat itu.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya