Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Edarkan Uang Palsu Rp 282 Triliun, Enam Warga Kenya Ditangkap

Edarkan Uang Palsu Rp 282 Triliun, Enam Warga Kenya Ditangkap mata uang dolar as. ©2018 Liputan6.com/Immanuel Antonius

Merdeka.com - Enam warga Kenya ditangkap polisi setempat setelah ditemukan mengedarkan uang kertas palsu senilai lebih dari USD 20 juta atau sekitar Rp 282,27 triliun. Direktorat Investigasi Kriminal (DCI) Kenya menyampaikan, uang palsu ditemukan di sebuah brankas pribadi di Barclays Bank, cabang ibu kota Kenya, Nairobi.

"Enam orang telah ditahan oleh penyelidik DCI dalam dugaan adanya hubungan dengan uang palsu senilai lebih dari USD 20 juta di Barclays Cabang Queensway, Kenya," kata pihak DCI Kenya dalam sebuah unggahan di Twitter, Selasa (19/3).

"Uang palsu dalam satuan USD 100 ditemukan dari brankas aman Bank Barclays Kenya," lanjutnya.

Dilaporkan dua dari enam tersangka merupakan pegawai bank. Sedangkan bank menuturkan, pihaknya tidak mengetahui isi barang yang terdapat di brankas. Uang yang terdapat dalam kotak itu juga bukan termasuk dalam deposit Barclays, serta sepakat untuk bekerja sama dalam proses penyelidikan.

"Pelanggan telah menyembunyikan uang palsu di brankas pribadinya melanggar peraturan dan regulasi perbankan yang memuat pembatasan barang apa yang dapat disimpan dalam kotak deposit yang aman," kata Bank Barclays Kenya, dalam sebuah pernyataan.

Enam tersangka tersebut akan menjalani persidangan di Pengadilan Tinggi Kenya pada 29 Maret mendatang.

Sebagai tambahan informasi, penyitaan uang palsu dilakukan sehubungan dengan mandat beberapa anggota parlemen. Mereka mendorong penghapusan hukum ketat perbankan, dan menganjurkan implementasi untuk mencatat transaksi di atas USD 10.000. Hal itu sebagai usaha pemberantasan korupsi dan pencucian uang di Kenya.

Reporter: Siti KhotimahSumber: Liputan6

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP