Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Duterte pecat pejabat Angkatan Laut dalam kasus pembelian kapal perang dari Korsel

Duterte pecat pejabat Angkatan Laut dalam kasus pembelian kapal perang dari Korsel Duterte pegang senapan AK-47. ©2017 Malacanang Presidential Photo/Handout via REUTERS

Merdeka.com - Komandan Angkatan Laut Filipina dipecat dari jabatan karena dinilai telah membangkang. Dia diturunkan dari jabatan secara tiba-tiba karena mengacaukan proyek senilai Rp 4 triliun untuk dua kapal perang baru.

Menurut keterangan Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana, pemecatan Wakil Laksamana Ronald Joseph Mercado dilakukan setelah mendapat izin dari Presiden Rodrigo Duterte.

"Saya harus melakukannya karena dia telah membahayakan proyek ini," kata Lorenzana, seperti dikutip dari laman Straits Times, Rabu (20/12).

Kasus ini bermula ketika tahun lalu pemerintah menandatangani kontak dengan Hyundai Heavy Industries dari Korea Selatan untuk membangun dua kapal yang nantinya akan diserahkan kepada angkatan laut Filipina pada 2020 dan 2021 mendatang. Namun, proyek tersebut tersendat selama beberapa bulan.

Lorenzana menuding Mercado sengaja menunda proyek tersebut untuk memaksa pemerintah dan pihak Hyundai memberi kontrak terpisah untuk sistem manajemen kapal perang ke perusahaan asing lain.

"Bagi saya itu sama dengan membangkang," ucapnya.

Mercado lebih menyukai sistem yang ditawarkan oleh perusahaan lain karena alasan operasional. Meski demikian, Lorenzana menegaskan bahwa Mercado tidak sedang dalam penyelidikan atas tindak korupsi.

Mercado yang saat ini ditugaskan ke jabatan lebih rendah di pos angkatan laut, belum memberikan tanggapan terhadap tuduhan Lorenzana. (mdk/pan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP