Dua tahun pesawat MH370 hilang, pria ini tetap gigih mencari
Merdeka.com - Blaine Gibson, pria Amerika Serikat yang menemukan serpihan diduga dari pesawat Malaysia Airlines MH370 di pesisir Mozambik mengatakan dia tidak akan menyerah buat mencari pesawat yang hilang pada 8 Maret 2014 itu.
Dia mengaku mulai mencari MH370 sejak setahun lalu dan mengatakan dia melakukannya karena keluarga korban menanti jawaban.
"Ini tentang 239 penumpang yang hilang dan keluarga mereka mereka, orang-orang yang mereka cintai menantikan jawaban. Kita tidak boleh menyerah mencari pesawat itu," kata dia, seperti dilansir situs Asia One, Senin (7/3).
Hari ini, dua tahun lalu pesawat Malaysia Airlines berangkat dari Kuala Lumpur menuju Beijing, China. Di tengah perjalanan pesawat berpenumpang 239 orang yang kebanyakan warga Malaysia dan China itu hilang kontak di sekitar Selat Malaka.
Hilangnya pesawat ini menjadi misteri paling sulit dipecahkan dalam sejarah penerbangan. Para ahli kemudian menyimpulkan pesawat itu berbalik arah menuju ke Samudera Hindia dan jatuh di tengah laut. Hingga kini operasi pencarian terus dilakukan.
Gibson mengaku dia tersentuh untuk ikut membantu mencari MH370 setelah mengikuti peringatan setahun hilangnya pesawat itu.
Pria 59 tahun itu kemudian berkeliling hingga ke Australia, Myanmar, Maladewa, Mauritius dan Pulau Reunion untuk mencari petunjuk keberadaan pesawat nahas itu.
"Saya memang menyisihkan waktu dan uang buat mencari," kata Gibson.
Sejauh ini serpihan yang paling diyakini berasal dari MH370 adalah yang ditemukan di Pulau Reunion, Madagaskar, September tahun lalu.
Setelah penemuan itu Gibson pun berangkat ke sana untuk mencari serpihan lain dan dia berbicara dengan orang yang menemukan puing pesawat itu.
Dia juga mewawancarai warga Maladewa yang pernah melaporkan melihat pesawat terbang rendah dua tahun lalu pada 8 Maret. (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya