Dua siswi diculik Boko Haram tewas digigit ular
Merdeka.com - Pihak penengah kelompok militan Islam bersenjata Boko Haram menyatakan dua siswi yang diculik dari sekolah menengah di Chibok, Negara Bagian Borno, Nigeria, tewas akibat digigit ular, dan 20 lainnya dalam keadaan sakit kritis.
Informasi dari kantor berita The Associated Press itu dikutip oleh surat kabar setempat, The Leadership, Selasa (6/5). Namun dalam perbincangan di televisi Ahad lalu Presiden Goodluck Jonathan mengatakan ada sedikit kabar baik soal penculikan lebih dari 200 siswi itu yakni mereka semua masih hidup.
Pemimpin Boko Haram Abubakar Shekau dalam sebuah rekaman video memuji tindakan penculikan terhadap pada siswi dan mengancam akan menjual para gadis itu.
"Saya menculik siswi-siswi itu. Demi Allah saya akan menjual mereka di pasar dan Allah sudah memerintahkan saya untuk menjual mereka di pasar," kata Shekau yang terlihat mengenakan pakaian tempur dan bersenjata senapan AK47.
Dia juga mengaku siap mengadakan perundingan buat meminta uang tebusan bagi para siswi itu. Dia juga mengatakan para siswi beragama Kristen dipaksa masuk Islam. Namun dia tidak menyebutkan di mana dan bagaimana kondisi para siswi diculik itu.
Dalam perbincangan di televisi Ahad malam Presiden Jonathan menyatakan pemerintah tidak akan berunding dengan Boko Haram.
"Di mana pun para siswi itu berada, kami akan menyelamatkan mereka," kata Jonathan.
(mdk/fas)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya