Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dua pria Inggris ditangkap militan Kurdi karena terlibat ISIS

Dua pria Inggris ditangkap militan Kurdi karena terlibat ISIS Tentara Suriah. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Militan Kurdi Suriah menangkap dua pria Inggris yang termasuk dalam empat anggota militan Islam yang dikenal dengan Beatles. Dua orang Inggris tersebut berperan dalam pengurungan, penyiksaan dan pembunuhan.

Petugas mengidentifikasi keduanya yang bernama Alexanda Kotey (34) dan El Shafee Elsheikh (29). Mereka adalah dua anggota terakhir kelompok tersebut yang masih bertahan, seperti dilansir dari laman New York Times.

Pemimpin Beatles, Mohammed Emwazi, tewas dalam serangan udara tahun 2015 di Suriah, setelah diburu secara terus-menerus. Mohammed yang dikenal sebagai Jihadi John, pernah memenggal sandera asal Amerika dan Inggris. Lalu temannya, Aine Davis, dipenjara di Turki atas tuduhan terorisme.

Keempat orang itu tinggal di London Barat. Kotey lahir di London. Dia berasal dari latar belakang Ghana dan Yunani Siprus. Sedangkan keluarga Elsheikh sudah meninggalkan Sudan sejak 1990-an. Kedua pria tersebut sudah ditudih sebagai teroris asing oleh Amerika Serikat.

Para ekstrimis Inggris dikenal dengan kebrutalan mereka. Banyak sandera yang mereka simpan di Raqqa maupun Suriah.

Emwazi diyakini sudah membunuh wartawan Amerika, James Foley dan Steven Sotloff, serta Abdul Rahman Kassig, seorang pekerja kesehatan. Menurut pemerintah Amerika, kelompok tersebut sudah memenggal 27 sanderanya.

Menurut Departemen Luar negeri AS, kemungkinan Kotey terlibat dengan eksekusi kelompok dan metode penyiksaan yang sangat kejam, termasuk getaran elektronik dan waterboarding (teknik interogasi dengan menenggelamkan sandera yang sedang diikat). Selain itu, Kotey juga menjadi perekrut anggota Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dan merekrut masyarakat Inggris.

Berbeda dengan Kotey, Elsheikh pergi ke Suriah pada tahun 2012 dan bergabung dengan Al Qaeda di Suriah sebelum menyamakan dirinya dengan ISIS.

"Elsheikh dikatakan mendapatkan reputasi untuk waterboarding, mempermainkan eksekusi dan penyiksaan saat bertugas sebagai sipir penjara ISIS," kata Departemen Luar Negeri.

Kotey dan Elsheikh ditahan oleh Pasukan Demokratik. Pasukan tersebut didukung oleh AS, sebuah milisi yang dipimpin Kurdi, yang memerangi gerombolan ISIS di kota-kota dan desa-desa Suriah di sepanjang Sungai Efrat, selatan ke perbatasan dengan Irak.

(mdk/frh)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP