Dua perempuan mengaku pernah dicium dan dilecehkan Trump
Merdeka.com - Dua perempuan mengaku Donald Trump, calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, pernah melakukan pelecehan seksual pada mereka. Kisah keduanya dituangkan dalam situs New York Times.
Salah satu perempuan tersebut, Jessica Leeds mengatakan di depan kamera bagaimana Trump meremas payudaranya. Tak hanya itu, taipan AS itu juga berusaha untuk meletakkan tangannya di atas roknya saat mereka duduk di kabin kelas satu dalam penerbangan ke New York sekitar 1980 lalu.
Wanita kedua, Rachel Crooks, mendeskripsikan Trump menciumnya tepat di bibir pada 2005, di luar Menara Trump, ketika dia menjadi seorang resepsionis di sebuah firma real estate.
Kepada Reuters, Tim Kampanye Trump mengatakan apa yang diucapkan para perempuan itu bohong. Seorang penasihat senior menyebutkan pihak Trump akan menempuh jalur hukum menuntut New York Times.
"Artikel ini berisi fiksi dan untuk New York Times yang sudah menyebarkan berita salah, berkoordinasi untuk menghancurkan karakter Trump dalam topik seperti ini, dan sungguh berbahaya."
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya