Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dua nelayan Indonesia kembali diculik di perairan Sabah

Dua nelayan Indonesia kembali diculik di perairan Sabah Kapal hilang di perairan Sabah. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Dua nelayan Indonesia dua hari lalu diculik di perairan Semporna, kota di Sabah, Malaysia sekitar pukul 01.00 dini hari waktu setempat.

Dilansir dari laman the Straits Times, Selasa (11/9), menurut sumber, empat anggota awak kapal nelayan baru saja berlabuh di dermaga Pulau Gaya di Semporna.

Diketahui sekitar pukul 01.00 salah satu anggota kru mendengar suara mesin perahu pompa yang mendekat dan pasokan listrik kapal mereka tiba-tiba terputus.

Dua dari awak kapal, yang bersembunyi di dalam kompartemen kapal penangkap ikan, mendengar orang-orang yang berbicara dalam logat Suluk (kemungkinan besar orang Filipina) dan melalui lubang, melihat dua orang bersenjata dari kelompok itu.

Sekitar satu jam kemudian, dua nelayan keluar dari persembunyian tetapi menemukan dua teman mereka hilang, beserta sistem komunikasi radio kapal.

Orang-orang yang selamat dikatakan telah mengajukan laporan di kantor polisi Semporna, Sabah Malaysia.

Pihak berwenang dari Departemen Kepolisian dan Komando Keamanan Sabah Timur (Esscom) telah mengonfirmasi insiden itu tetapi rincian lebih lanjut tentang itu masih dipastikan.

Peristiwa ini akan menjadi insiden penculikan pertama dalam hampir dua tahun.

Jam malam di Sabah berlaku mulai petang menjelang fajar. Kebijakan itu pertama kali diterapkan empat tahun lalu, menyusul maraknya kejahatan di perairan. Itu kemudian diperpanjang hingga 13 September 2018.

Detailnya, kebijakan itu berlaku mulai pukul 18.00 sampai 06.00 mencakup wilayah hingga tiga mil laut dari Tawau, Semporna, Kunak, Lahad Datu, Kinabatangan, Sandakan dan Beluran.

Reporter: Rizki Akbar Hasan

Sumber: Liputan6.com

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP