Donald Trump sebut pemimpin Korea Utara jahat
Merdeka.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut kepemimpinan Korea Utara jahat dan bersikap mengancam. Komentarnya tersebut mengarah pada mahasiswa AS Otto Warmbier yang tewas setelah beberapa hari dibebaskan dari penjara Korea Utara.
Otto Warmbier pernah berkunjung ke Korea Utara tahun 2016. Dia ditangkap oleh kepolisian setempat. Orangtuanya mengatakan bahwa dia disiksa saat di penjara. Lalu saat dibebaskan, Otto mengalami kebutaan, tuli dan koma pada bulan Juni lalu. Korea Utara membantah melakukan hal tersebut.
Trump tidak mengusulkan tindakan balasan untuk Korea Utara. Dia hanya memuji tekad pemerintahannya. Dan dia memiliki kebijakan untuk mendesak rezim Korut tersebut.
"Kami hanya perlu melihat karakter buruk rezim Korea Utara, mereka harus mengerti sifat dari ancaman nuklir yang bisa mengancam Amerika atau sekutu kami," kata Trump.
"Pengalaman masa lalu telah mengajarkan kepada kita bahwa rasa puas diri dan konsesi hanya mengundang agresi dan provokasi. Saya tidak akan mengulangi kesalahan pemerintahan masa lalu yang membuat kita berada dalam posisi berbahaya ini." tambah Trump, dilansir dari The Washington Post, Rabu (31/1).
Trump mengaku adanya kemajuan pesat dalam program rudal balistik milik Korea Utara selama setahun terakhir, yang saat ini membidik sebagian besar wilayah di AS.
Trump dan Presiden Korea Utara Kim Jong Un sempat terlibat perang kata-kata. Dia juga pernah mengejek Kim Jong Un seorang 'Little Rocket Man'. Lalu Kim membalas ejekan Trump dengan menyebut pemimpin AS yang tidak rasional.
(mdk/rzk)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya