Donald Trump mau terima hasil pemilu jika dia menang
Merdeka.com - Pada debat terakhir calon presiden yang dihelat di Universitas Nevada, Las Vegas, calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump mengaku tidak mau menerima hasil pemilu 8 November mendatang. Namun, pada rapat umum yang digelar di Delaware, Ohio, Trump kembali menegaskan dia baru mau menerima hasilnya jika menang.
"Saya benar-benar akan menerima hasil pemilihan presiden yang bersejarah ini, jika saya menang," kata Trump, seperti dilansir dari koran the New York Times, Jumat (21/10).
"Tentu saya akan menerima apapun hasil pemilu jika (pelaksanaannya) jelas. Tapi saya berhak mengajukan banding jika hasil itu masih dipertanyakan," tambah Trump, merujuk pada kecurangan yang akan terjadi pada pemilu mendatang. Kendati demikian, Trump mengaku akan tetap mematuhi peraturan yang telah berlaku terhadap kandidat-kandidat sebelum dirinya.
"Intinya, saya pasti menang." kata Trump percaya diri.
Mengenai hal ini, juru bicara Hillary Clinton, Christina Reynolds mengaku akan mengukuhkan hasil pemilu jika kemenangan jatuh ke tangan Clinton.
"Kita tidak bisa hanya mengalahkan orang ini (Trump). Kita harus mengalahkan segala asumsi dia (tentang kecurangan pemilu) sehingga kemenangan Hillary nanti tidak bisa disangkal," kata Reynolds.
Calon Wakil Presiden Clinton, Senator Tim Kaine juga turut angkat bicara.
"Donald masih akan merengek jika dia kalah. Tetapi jika aturannya jelas, saya pikir tidak akan ada orang yang mengikutinya," kata Kaine kepada stasiun televisi CNN. "Kami yakin kepada masyarakat Amerika."
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya