Donald Trump ingin pindahkan Kedubes AS ke Yerusalem
Merdeka.com - Calon kuat kandidat Presiden Partai Republik Donald Trump akan mengakui Yerusalem sebagai ibu Kota Israel dan memindahkan Kedutaan Besar Amerika Serikat ke kota sengketa tersebut. Kelakar Trump keluar saat menghadiri acara American Israel Public Affairs Committee (AIPAC) kemarin di Washington.
"Kini tidak ada seorang pun yang lebih mendukung Israel dibanding saya, kita harus melindungi Israel, Israel sangat penting bagi kita," katanya kepada CNN, seperti dilansir dari Stasiun televisi Al Arabiya, Selasa (22/3).
Omongan tersebut bertolak belakang dengan ucapan Trump sebelumnya. Dia mengaku akan netral terhadap status Yerusalem, karena diketahui Yerusalem adalah kota suci bagi tiga agama: Islam, Kristen, dan Yahudi.
Selain berniat memindahkan Kedubes AS ke Yerusalem, Trump mengatakan akan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
"Ya saya akan mengakui hal itu, faktanya saya ingin melihat Kedubes itu pindah ke Yerusalem," pungkasnya.
Diketahui, Kedubes AS di Israel sebelumnya ada di Tel Aviv. Keinginan Israel untuk memindahkan pusat kenegaraan ke Yerusalem masih terhalang batas kedaulatan yang masih berbagi dengan Palestina.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya