Donald Trump berterima kasih pada warga Afrika-AS karena golput
Merdeka.com - Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump berterima kasih kepada warga keturunan Afrika-Amerika Serikat karena tidak memberikan suara saat pemilihan presiden kemarin.
"Masyarakat Afrika-Amerika sangat baik pada kami. Mereka datang dalam liga besar. Liga besar. Dan mereka tidak memberikan suara, dan itu sangat baik, karena banyak orang merasa tidak perlu melakukannya. Mereka merasa saya yang terbaik," ujar Trump seperti dikutip dari Independent, Minggu (12/12).
Hasil jajak pendapat menyebutkan Trump hanya menerima delapan persen dari para pemilih kulit hitam. Hal tersebut jauh berbeda dengan yang diperoleh Clinton, yaitu sebanyak 89 persen.
Sayangnya, para pemilih kulit hitam tidak memberikan suara mereka.
Mengulang pidato kemenangannya, Trump menyebutkan warga Amerika Serikat akan kembali mendapat haknya.
"Masyarakat Amerika kini akan memiliki harga. Suara kalian, keinginan, harapan, aspirasi kalian semuanya akan didengar," ucapnya.
Dia juga selalu meminta untuk membangun tembok di perbatasan AS dan Meksiko.
"Negara kita kedatangan banyak sekali orang, hal tersebut tidak bisa ditambah lagi," ujar Trump.
Sementara itu, Badan Intelijen Pusat (CIA) mengatakan Rusia mengintervensi pemilihan presiden November lalu. Hal ini dilakukan untuk mengorder Trump.
Namun, hal tersebut dibantah taipan AS tersebut. Dia mengatakan tidak ada kepentingan Rusia dalam menangnya dia di pilpres 2016 ini. (mdk/che)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya