Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Donald Trump ancam kirim tentara ke Meksiko, ini sebabnya

Donald Trump ancam kirim tentara ke Meksiko, ini sebabnya Donald Trump. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Baru beberapa hari setelah dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat, Donald Trump sudah membuat kebijakan untuk membangun tembok perbatasan antara AS dengan Meksiko. Kebijakan itu kontan menuai kontroversi.

Dalam pembicaraan telepon dengan Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto Sabtu lalu, Trump juga menyebut negara Meksiko penuh dengan 'orang-orang jahat'. Tidak jelas apa yang Trump maksud dengan orang jahat itu, apakah kartel narkoba, imigran, atau keduanya.

"Anda punya banyak orang jahat," ujar Trump kepada Pena Nieto, seperti informasi diperoleh kantor berita the Associated Press dan dilansir Time, Kamis (2/2).

"Anda tidak berbuat banyak untuk menghentikan mereka. Menurut saya, militer Anda takut. Sedangkan militer kami tidak takut, jadi saya bisa saja mengirim tentara ke sana buat membereskan mereka," kata pria 70 tahun itu.

Namun, saat dikonfirmasi mengenai hal ini, pejabat yang dekat dengan Trump mengatakan presidennya tidak pernah mengancam akan mengirim tentara ke Meksiko.

"Laporan bahwa presiden mengancam akan menyerang Meksiko hanya hoax. Palsu!" seru pejabat tersebut.

Dia mengatakan, Trump hanya menawarkan bantuan atas kartel narkoba. Tak hanya itu, Menteri Hubungan Luar Negeri Meksiko juga membantah adanya telepon Trump yang mengatakan demikian.

"Laporan tersebut tidak ada dan selama ini, tidak ada panggilan telepon dari Trump," seru sang menteri.

Kebijakan Trump yang membuat tembok perbatasan mencegah masuknya imigran ilegal dari Meksiko memang menuai banyak protes. Kebijakan itu ditandatangani bersamaan dengan perintah eksekutif melarang pengungsi dari tujuh negara muslim di dunia. (mdk/pan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP