Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dokumen ungkap ulama ISIS bolehkan militan perkosa budak perempuan

Dokumen ungkap ulama ISIS bolehkan militan perkosa budak perempuan Para militan dari Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). alarabiya.net

Merdeka.com - Pasukan elit Amerika Serikat menemukan dokumen berisi aturan hubungan seks antara para militan ISIS dengan budak perempuan mereka.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Selasa (29/12), dokumen yang di antaranya berisi 15 aturan berhubungan seks dengan budak perempuan itu ditemukan saat perburuan para pentolan ISIS di Suriah Mei lalu.

Dokumen itu menjadi semacam pembenaran bagi tindakan pemerkosaan yang dilakukan militan ISIS terhadap tawanan perempuan.

Kantor berita Reuters mengungkap sebagian isi dokumen yang belum pernah dipublikasikan itu kemarin.

Di antara daftar fatwa dari ulama ISIS itu ada yang menyatakan seorang ayah dan putra mereka dilarang menyetubuhi budak perempuan yang sama. Seorang militan juga dikatakan boleh berhubungan seks dengan tawanan ibu dan putri mereka.

Perserikatan Bangsa-Bangsa dan sejumlah kelompok pembela hak asasi sebelumnya menuding ISIS mengadakan penculikan sistematis dan memperkosa ribuan perempuan dari mulai bocah berumur 12 tahun, terutama dari etnis Yazidi di sebelah utara Irak.

Pada April lalu Lembaga hak asasi Human Rights Watch mewawancarai 20 perempuan yang berhasil kabur dari tawanan ISIS. Mereka semua mengaku telah diperkosa oleh militan ISIS. Dari pengakuan mereka juga terungkap ISIS kerap memisahkan tawanan mereka menjadi beberapa kelompok, yakni gadis muda, perempuan tua, anak laki-laki dan pria dewasa.

Para tawanan itu kemudian disebarkan ke berbagai wilayah kekuasaan ISIS di Irak dan Suriah untuk dijual atau diberikan sebagai hadiah. Kaum perempuan itu kemudian jadi korban pemerkosaan atau kekerasan seksual. (mdk/pan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP