Dokter di China bakal punya malaikat penjaga
Merdeka.com - Ibu Kota Beijing, China membuat strategi baru melindungi para dokter mereka dari kekerasan pasien yang marah. Program ini bernama Relawan Malaikat Penjaga.
Situs asiaone.com melaporkan, Rabu (9/4), program ini bakal merekrut mahasiswa, tenaga medis, dan pasien lain bertindak sebagai perantara antara dokter dan orang-orang yang mereka rawat agar meredakan perselisihan dan ketegangan bisa terjadi sewaktu-waktu antar keduanya.
Kantor berita Xinhua melansir, para dokter di China telah berada di tingkat ancaman serius dari pasien mereka dan keluarganya. Ini menyebabkan jumlah dokter semakin berkurang. Departemen kesehatan juga tengah berjuang agar para dokter dan perawat semakin terlatih dan mereka juga akan mengatasi korupsi yang menggelembungkan harga obat serta perawatan di rumah sakit. Semua itu menjadi penyebab utama para medis diserang oleh pasiennya.
"Pasien akan memahami kerja dokter dengan lebih baik setelah bicara bersama relawan kami," ujar Feng Guosheng, kepala administrasi rumah sakit kota Beijing.
Selain itu pemerintah China juga meningkatkan keamanan di rumah sakit pada awal tahun ini. Polisi disiagakan di beberapa rumah sakit yang memperlihatkan gejala peningkatan serangan pada dokter.
Kasus ini tak main-main. Di Provinsi Heilongjiang dua bulan lalu seorang dokter dipukuli oleh pasien marah hingga tewas. Oktober tahun lalu, dilaporkan dokter juga tewas ditikam pasien. (mdk/din)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya