Dituduh berkhianat, Turki tangkap 62 anak-anak
Merdeka.com - Pemerintah Turki menangkap 62 anak-anak dan menuduh mereka sebagai pengkhianat setelah peristiwa kudeta militer 15 Juli lalu.
Anak-anak berusia 14-17 tahun itu berasal dari sekolah militer Kuleli, sekolah tertua di Istanbul, seperti dilansir koran the Daily Mail, Senin (25/7).
Mereka kini sudah dijebloskan ke penjara dan dilarang berbicara dengan orangtua masing-masing.
Keluarga mereka mengatakan, sebelum kudeta, anak-anak itu diundang ke pesta sekolah tapi kemudian mereka disuruh berpawai mengenakan pakaian seragam militer lengkap dengan senjata.
Seorang ibu dari anak-anak itu mengatakan dia sangat menanti kabar dari Penjara Maltepe, tempat anak-anak itu mendekam.
"Anak saya tidak pernah memegang senjata. Mereka diperalat, mereka dipaksa melakukan itu," ujar sang ibu.
Keluarga kini khawatir anak mereka tidak diadili secara adil dan mereka hanya diberi waktu dua menit dalam sidang dengar pendapat.
"Mereka hanya anak-anak. Mereka tidak berdosa. Negara harus memisahkan mana yang bersalah dan mana yang tidak," kata seorang ibu orangtua yang lain.
Seorang pengacara yang menjadi kuasa hukum dari tiga murid mengatakan kepada The Telegraph, beberapa keluarga tidak mendengar kabar dari anak mereka selama tujuh hari. Anak-anak itu berusia 14-15 tahun.
Selain menangkapi anak-anak, pemerintah Turki juga sudah mengeluarkan surat penangkapan bagi 42 jurnalis.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya