Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diserang rudal, Suriah tuding AS dan Israel dukung terorisme

Diserang rudal, Suriah tuding AS dan Israel dukung terorisme Serangan rudal AS. ©2017 CNN.com

Merdeka.com - Amerika Serikat (AS) telah meluncurkan 59 rudal jenis Tomahawk untuk menghancurkan pangkalan udara yang dikuasai tentara Suriah. Serangan tersebut membuat negara itu marah dan menyebutnya sebagai 'agresi' terhadap negeri yang sedang dilanda perang saudara tersebut.

Dilansir cbsnews.com, Jumat (7/4), serangan rudal berlangsung pagi tadi, dan langsung mengenai Lanud Shayrat, sebelah selatan Homs. Pangkalan militer dengan dua landas pacu kecil itu diduga menjadi lokasi untuk persiapan pengeboman dengan target di utara dan bagian tengah Suriah.

Rudal ditembakkan dari dua kapal perang AS, yakni USS Porter dan USS Ross yang berada di Laut Mediterania, dan mengenai target sekitar pukul 3 dini hari waktu Suriah atau pukul 7.45 WIB. serangan itu mengenai landas pacu, hangar, menara kontrol dan area amunisi.

Gubernur Provinsi Homs, Talal Barazi, menyebut serangan itu tidak membuat pemerintah Suriah takut. Dia juga menuding AS dan Israel memberi dukungan atas terorisme di Suriah.

"Serangan ini tidak akan menghalangi kami untuk melanjutkan perang terhadap terorisme. Kami tidak terkejut melihat Amerika dan Israel mendukung terorisme," ujar Talal dalam sambungan telepon saat diwawancara stasiun televisi Al-Ikhbariah milik pemerintah Suriah.

Seperti diketahui, Presiden Donald Trump bertindak keras terhadap Presiden Suriah Bashar al-Assad atas serangan gas beracun. Dalam keterangan persnya Kamis (6/4) malam, dia telah memerintahkan tentara AS untuk meluncurkan serangan rudal ke sejumlah pangkalan udara milik Suriah.

"Ini adalah kepentingan vital keamanan nasional bagi Amerika Serikat untuk mencegah dan menghalangi penyebaran dan penggunaan senjata kimia mematikan. Malam ini saya serukan kepada bangsa-bangsa bermartabat untuk bergabung dan mengakhiri pembantaian dan pertumpahan darah di Suriah," tegasnya, seperti dilansir USA Today, Jumat (7/4).

Tak hanya memerintahkan serangan balasan, Trump yang berpidato dari Mar-a-Lago, penginapan miliknya di Palm Beach, mengecap Presiden Bashar al-Assad. Dia menyebut sang pemimpin telah tega mencekik warganya sendiri yang tidak berdaya, entah pria, wanita maupun anak-anak.

"Banyak usaha sebelumnya untuk mengubah perilaku Assad yang terlihat jelas dan gagal secara dramatis. Akibatnya, krisis pengungsi semakin mengkhawatirkan dan kawasan tersebut terus terguncang, mengancam Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya," kata Trump.

Malam itu juga, sesuai dengan perintah Trump. Pasukan AS telah meluncurkan rudal jelajah yang menargetkan pangkalan udara Suriah, 08.40 waktu Washington atau sekitar pukul 07.40 WIB, pagi tadi. Rudal tersebut dilaporkan mengenai Lanud Shayrat di Homs.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP