Diprotes warga usai blokir pantai, Raja Saudi persingkat liburan
Merdeka.com - Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud, mempersingkat liburan di Pantai Mirandole, Kota Vallauris, Prancis, setelah diprotes ribuan orang. Dari seharusnya pelesir tiga pekan, rombongan raja Negeri Petro Dollar itu cuma tinggal di vila pribadinya selama delapan hari. Wisata sang raja memicu protes karena membuat warga dan nelayan dilarang memasuki kawasan pantai, dekat vila pribadinya.
BBC melaporkan, Senin (3/8), mengatakan Raja Salman telah terbang ke Maroko kemarin malam waktu setempat. "Rombongan raja yang mencapai 1.000 orang ikut terbang ke Maroko," kata Pejabat Vallauris, Philippe Castanet.
Hingga berita ini dilansir, lebih dari 100 ribu orang menandatangani petisi menolak penutupan pantai oleh Raja Salman. Pembuat petisi beralasan Pantai Mirandole sesuai hukum Prancis adalah area publik. Akses ke sana, baik warga biasa maupun tamu negara, harus disamakan.
Setelah sang raja pergi karena protes itu, pantai segera dibuka lagi oleh pemerintah Prancis.
Otoritas Negeri Anggur dua pekan lalu mengabulkan pengamanan ekstra di sekitar pantai sesuai permintaan Raja Salman, termasuk melarang warga melintas. Kebijakan ini memicu kemarahan orang-orang. Apalagi raja Saudi sebelum Salman tak pernah punya permintaan aneh-aneh sampai merepotkan warga di sekitar Mirandole.
"Ini tidak bisa diterima. Bukan sekali ini saja keluarga Raja Saudi pelesir di sini, sudah 40 tahun mereka rutin ke sini dan kami sambut baik. Seharusnya mereka menghormati hukum Prancis," kata Jean-Noel Falcou, anggota DPRD setempat.

Vila mewah Raja Salman yang bernama Chateau de l'Horizon kini dikelilingi beton. Nelayan setempat, salah satunya imigran asal Tunisia bernama Mohamed, ikut jengkel. Perairan di dekat pondok pelesir sang raja adalah salah satu lokasi pemancingan utama.
"Seakan-akan raja sudah memutuskan semuanya, lalu kami warga setempat tidak bisa berbuat apa-apa," kata Mohamed.
Vila yang dihuni Raja Salman selama musim panas ini dikenal sebagai salah satu rumah paling mewah di seantero Prancis. Dibangun pada 1932, vila yang langsung menghadap pasir pantai itu pernah dihuni tokoh dunia seperti Raja Inggris hinggga Keluarga Kennedy. Keluarga Bani Saud membelinya pada 1979.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya