Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dikecam gara-gara jual roti 'Lee Kuan Yew', BreadTalk minta maaf

Dikecam gara-gara jual roti 'Lee Kuan Yew', BreadTalk minta maaf Ilustrasi roti. ©Shutterstock.com/Dream79

Merdeka.com - Toko roti yang sudah menjamur di seantero Asia Tenggara, BreadTalk, meminta maaf lantaran telah menggunakan nama Lee Kuan Yew untuk sebuah produk mereka. Produk roti olahan BreadTalk yang diberi nama 'Lee Kuan Yew' itu dikecam karena dianggap melecehkan nama bapak bangsa Singapura.

"Kami minta maaf kepada warga Singapura lantaran menggunakan nama Lee Kuan Yew sebagai salah satu produk kami. Kami menyesal produk tersebut telah menyebabkan banyak protes dari publik," tulis akun BreadTalk di akun Facebook, Rabu (25/3).

Pihak BreadTalk mengatakan, produk tersebut mereka buat dan mereka beri nama demikian, hanya untuk mengenang Lee Kuan Yew. Awalnya mereka menginginkan untuk dapat mengenang jasa Perdana Menteri Singapura pertama itu bersama dengan warga Singapura dalam bentuk roti yang lezat.

"Namun kami akhirnya dibuat sadar oleh publik Singapura lantaran hal tersebut sangat sensitif bagi warga, dan tidak patut kami melakukan hal itu," seperti dikutip Channel News Asia lewat akun Facebook BreadTalk.

Mereka mengatakan, hasil penjualan roti Lee Kuan Yew akan disumbangkan ke lembaga sosial Community Chest.

Roti Lee Kuan Yew yang dijual mulai kemarin diberi tanda terima kasih untuk Lee Kuan Yew.

"Terima kasih untuk kekuatan teguh dan dedikasi dalam mengubah Singapura. Roti ini dipenuhi gula malaka dengan rasa kelapa parut dan taburan biji attap tersebut terinspirasi dari seorang pemimpin yang memberikan hidupnya untuk membangun Bangsa Singapura hingga sukses seperti sekarang. Mari kita bergandengan tangan untuk menghormati dia, Bapak Lee Kuan Yew," seperti tertulis dalam tanda terima kasih BreadTalk.

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP