Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dibuang ayah di stasiun kereta, tiga bocah ini diselamatkan Twitter

Dibuang ayah di stasiun kereta, tiga bocah ini diselamatkan Twitter Tiga kakak adik di India dibuang ayahnya di stasiun kereta. ©Twitter

Merdeka.com - Tiga kakak-adik di India bernama Rahnuma (tujuh tahun), Raja (lima tahun, dan Sanya (empat tahun), dibuang ayah mereka di sudut stasiun kereta New Delhi.

Sang ayah mengatakan ibu mereka akan menjemput tapi mereka malah dibiarkan sendirian kedinginan, kelaparan, dan ketakutan.

Seorang wartawan memotret ketiga anak malang itu dan berkat media sosial Twitter, mereka akhirnya bisa diselamatkan dan bertemu sang ibu, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Selasa (24/3).

Wartawan bernama Abidhek Shukla, 33 tahun, mengunggah foto itu di akun Twitternya dan menulis "Bisakah seseorang menolong anak-anak malang ini di Stasiun Kereta New Delhi dekat pintu masuk peron 16?"

Saat Shukla menemukan ketiga anak itu, mereka sedang saling berpelukan tidur di salah satu peron.

Kicauan Shuklah di Twitter itu lantas menyebar dan Kepala Polisi setempat Madhur Verman menyuruh anak buahnya ke lokasi.

Ketika petugas menemukan ketiga bocah itu, mereka sedang menangis tersedu dan terlalu takut untuk menceritakan mengapa mereka ada di situ.

"Sewaktu polisi tiba, mereka tidak menemukan ketiga bocah itu. Tapi pada akhirnya, setelah satu jam, mereka melihat ketiga anak itu bersembunyi di peron lain," kata Shukla.

Ketiga petugas mengantarkan ketiga anak itu ke rumah mereka, sang ibu sedang tertidur dan mengatakan belum dihubungi oleh mantan suaminya.

"Dia bilang anak-anak itu tinggal bersama ayahnya. Kami sekarang akan menanyai ayah mereka," kata polisi.

Setelah diberitahu, Shukla akhirnya menyatakan ketiga anak itu sudah berkumpul kembali dengan ibunya.

"Pagi hari ini mereka sudah dikembalikan kepada sang ibu, Nyonya Tabassum. Mereka bahagia," tulis dia.

Saat ini diperkirakan ada sekitar sebelas juta anak-anak di India dibuang dan tinggal di jalanan. Sebagian dari mereka pergi ke stasiun kereta untuk pindah ke kota lain supaya mendapat hidup lebih baik.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP