Di Vietnam Nama Pasien Corona Covid-19 dan Alamatnya Diungkap ke Publik
Merdeka.com - Pemerintah Vietnam mengambil langkah drastis untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19). Tak tanggung-tanggung, identitas pasien dibuka secara transparan.
Hal itu disampaikan Duta Besar Republik Indonesia di Hanoi, Ibnu Hadi. Ia berkata pemerintah Vietnam bertindak tegas dan total dalam meredam penyebaran Virus Corona.
"Dalam hal penangangan kasus, saya lihat juga mereka all-out dalam pengertian sampai ke titik agak mencampuri urusan pribadi atau privacy. Jadi kalau ada satu kasus itu kita langsung tahu namanya siapa, alamatnya di mana, dia itu ke mana saja," ucap Dubes Ibnu Hadi kepada Liputan6.com pada teleconference, Senin 13 April 2020.
Dubes Ibnu Hadi melihat Vietnam mirip Singapura dengan cara mengungkap data perjalanan pasien Virus Corona. Perbedaannya adalah data pribadi turut dibuka kepada masyarakat, dan tempat usaha yang dikunjungi pasien itu mesti tutup dulu.
"Kita semua tahu di daerah sini ada penderita Covid-19. Jadi kelihatan dan di-list mereka ke mana saja. Jadi kalau dia ke supermarket, supermarketnya tutup. Kalau dia ke karaoke, karaokenya tutup. Kalau ke restoran, restoran ini tutup," ujar Dubes Ibnu Hadi.
Pemerintah Vietnam sudah ambil tindakan sebelum Hari Raya Imlek, ketika kasus Virus Corona di China baru mewabah. Faktor lain yang disorot Ibnu Hadi adalah koordinasi pemerintah yang cepat dan selalu mengikuti saran WHO.
Hingga kini, belum ada pasien Virus Corona yang dilaporkan meninggal di Vietnam. WNI pun diminta patuh aturan setempat.
"Saya anggap bahwa kebijakan yang didalami pemerintah Vietnam cukup baik," ucapnya. "Belum ada yang meninggal, sehingga selintas cukup baik, jadi kami pesankan ke WNI diikuti saja."
Mengenai nasib WNI, Dubes Ibnu Hadi menegaskan tidak ada warga Indonesia yang terkena Virus Corona di Vietnam. Kondisi KBRI Hanoi juga beroperasi normal karena perwakilan diplomatik tak terimbas lockdown Vietnam.
Namun, penerbangan ke Vietnam sedang terganggu, sehingga ada WNI yang tidak bisa pulang ke Tanah Air. KBRI Hanoi pun memberikan akomodasi seperti tempat tinggal dan konsumsi hingga penerbangan kembali normal dan WNI bisa pulang ke Indonesia.
Reporter: Tommy Kurnia
Sumber: Liputan6.com
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya