Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dewan desa di India dituduh perintahkan perkosa gadis 14 tahun

Dewan desa di India dituduh perintahkan perkosa gadis 14 tahun Ilustrasi perkosaan, pelecehan seksual, pencabulan. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock

Merdeka.com - Seorang gadis 14 tahun diseret ke hutan dan diperkosa atas perintah sebuah dewan desa terpencil di sebelah timur India sebagai pembalasan atas serangan seksual dituding dilakukan oleh kakaknya. Ini seperti dikatakan keluarganya dan polisi, Jumat. 

Jitendra Singh, seorang pejabat polisi setempat, mengatakan, dua orang telah ditangkap dalam kasus pemerkosaan itu. Mereka termasuk kepala desa dan tersangka utama, yang diidentifikasi sebagai suami dari wanita yang diduga telah dilecehkan oleh saudara korban, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Jumat (11/7).

Saudara korban juga telah ditangkap atas tuduhan penganiayaan. 

Ibu gadis itu mengatakan kepada saluran berita CNN-IBN bahwa dia telah memohon kepada anggota dewan dan warga lainnya ketika mereka memerintahkan pemerkosaan terhadap putrinya itu tapi tidak ada yang mendengarkan dia. 

"Kami terus meminta mereka. Kami memohon dengan tangan terlipat tetapi mereka tidak mau mendengarkan. Mereka menyeretnya pergi ke hutan," kata ibu korban. 

Serangan itu terjadi setelah tengah malam pada Ahad di sebuah desa kecil di Distrik Bokaro, Negara Bagian Jharkhand, sebelah timur India. 

"Mereka menyerang dia sebagai pembalasan dan kami membawa kasus ini dengan sangat serius," kata Singh. Dia menjelaskan polisi berharap dapat menyelesaikan biaya penyelidikan dan mengajukan tuntutan dalam beberapa hari ke depan. 

Di banyak pedesaan di India, dewan lokal sangat konservatif memegang kekuasaan yang besar. Mereka dapat memberikan keputusan tentang topik apa pun yang mereka pilih, dari mulai bagaimana wanita harus berpakaian sampai apakah sepasang kekasih muda layak untuk hidup atau mati. Mereka biasanya menegakkan norma-norma sosial yang ketat tentang peran perkawinan dan jenis kelamin. 

Pada Januari, dewan tetua di Negara Bagian Bengal Barat telah memerintahkan untuk mempemerkosa secara ramai terhadap seorang wanita berusia 20 tahun sebagai hukuman karena jatuh cinta dengan pria dari komunitas yang berbeda. 

Para dewan desa kerap menjadi satu-satunya cara praktis untuk memberikan keadilan di daerah di mana pemerintah daerah terlalu jauh atau tidak efektif dalam menyelesaikan sengketa. 

Dalam beberapa kasus yang paling ekstrim, dewan desa telah memberikan pemberlakuan hukuman pembunuhan demi kehormatan, biasanya terhadap pria dan wanita yang dicurigai melakukan hubungan seks di luar nikah atau menikah di luar komunitas mereka. (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP