Dengar pilot cekcok, penumpang Malindo Air ogah terbang
Merdeka.com - Sebanyak 20 penumpang maskapai Malaysia Malindo Air Kamis lalu iba-tiba memutuskan turun dari pesawat sebelum lepas landas lantaran mendengar pilot cekcok di ruang kokpit.
Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Sabtu (7/2), pesawat itu dijadwalkan berangkat dari bandara udara Penang menuju Kuala Lumpur dalam waktu satu jam penerbangan.
Setelah pilot meminta maaf kepada para penumpang yang turun itu, sebagian dari mereka akhirnya setuju kembali ke pesawat sedangkan tujuh penumpang menolak.
Pesawat itu akhirnya lepas landas membawa 52 penumpang setelah mengalami penundaan selama 50 menit.
Kabar ini ditulis di laman jejaring sosial Facebook milik teman salah satu penumpang.
Seorang penumpang bernama Kee mengatakan dia mendengar teriakan keras dari ruang kokpit ketika pramugari keluar dari ruang itu. Kee menuturkan pilot dan kopilot pesawat tampaknya sedang berantem serius.
"Suaranya keras sekali sampai penumpang terkejut," kata dia kepada harian the Star.
"Seorang warga asing di kursi barisan depan kemudian berdiri dan meminta izin meninggalkan pesawat. Kemudian 20 orang lagi mengikuti dia."
Menurut Kee, setelah para penumpang yang turun itu sampai di ruang bandara sang pilot turun dari pesawat dan meminta maaf kepada mereka. Tujuh penumpang, termasuk orang asing itu, menilai pilot tidak dalam emosi yang stabil untuk menerbangkan pesawat sehingga mereka menolak kembali.
Kee mengatakan dia dan beberapa penumpang lain sudah melaporkan kejadian itu kepada polisi.
Pejabat hubungan masyarakat maskapai Malindo Air Raja Sa'adi Raja meminta maaf atas keterlambatan pemberangkatan. Dia mengatakan kejadian itu akibat kesalahpahaman.
"Kapten pilot sedang mengajari pilot magang ketika sedang lepas landas," kata dia. (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya