Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dampak badai topan, 250.000 ton padi di Filipina rusak

Dampak badai topan, 250.000 ton padi di Filipina rusak foto ilustrasi. ©2018 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Topan Mangkhut yang menerjang Filipina bagian utara sejak dua hari lalu telah menyebabkan korban tewas sebanyak 25 orang. Kebanyakan dari mereka tewas akibat tertimbun tanah longsor dan tertimpa bangunan rumah.

Tidak hanya itu, bencana besar ini juga membawa dampak lain untuk negara tersebut, yakni rusaknya bangunan serta ladang. Sekitar 250.730 ton beras dilaporkan rusak akibat diamuk angin topan yang disertai hujan tersebut.

"Sebanyak 250.730 ton beras rusak dan total kerugiannya mencapai 5 miliar peso (Rp 1,3 miliar), jika dijumlah dengan kerusakan 1.204 ton jagung," demikian pernyataan Kementerian Pertanian, dikutip dari Reuters, Senin (17/9).

Sebagai negara pengimpor beras terbesar di dunia, dampak dari bencana ini memberi tekanan luar biasa bagi Filipina. Pasalnya, negara tersebut terdesak untuk memenuhi permintaan stok bahkan sebelum bencana Topan Mangkhut melanda.

Kini harga eceran beras di Filipina melonjak drastis hingga membawa inflasi ke tingkat tertingginya dalam hampir satu dekade terakhir.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP