Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

China Mulai Evakuasi Warganya dari Ukraina

China Mulai Evakuasi Warganya dari Ukraina Konvoi Pasukan Rusia Menuju Kiev. ©2022 Maxar Technologies/Handout via REUTERS

Merdeka.com - China mulai mengevakuasi warganya dari Ukraina, seperti dilaporkan media pemerintah pada Selasa, di tengah kekhawatiran akan keselamatan mereka karena invasi Rusia yang menjadi sekutu dekat Beijing.

Sebanyak 600 mahasiswa asal China dievakuasi pada Senin dari Kiev dan kota pelabuhan Odessa di wilayah selatan, seperti dilaporkan koran pemerintah Global Times, mengutip pernyataan kedutaan besar China di Kiev.

Mereka dievakuasi menggunakan bus menuju negara tetangga, Moldova, dikawal staf kedutaan dan polisi lokal. Seorang warga yang dievakuasi mengatakan mereka menempuh enam jam perjalanan yang berlangsung "aman dan lancar".

Dikutip dari Al Arabiya, Rabu (2/3), 1.000 lagi warga negara China akan meninggalkan Ukraina pada Selasa menuju Polandia dan Slovakia, yang keduanya merupakan negara anggota Uni Eropa.

Menanggapi konflik Rusia-Ukraina, China mengambil sikap hati-hati dan enggan mengecam Rusia yang menjadi sekutu dekatnya.

Saat negara-negara lain seperti AS, Inggris, dan Jepang mengevakuasi para diplomat dan mendesak warga negaranya segera meninggalkan Ukraina sebelum invasi dimulai, China menunggu sampai Kamis sebelum mengumumkan akan mengorganisir pesawat sewaan untuk mengevakuasi warga negaranya.

Tapi kemudian Ukraina menutup wilayah udaranya. Duta besar China untuk Ukraina membantah melarikan diri dari Kiev dan menekankan pentingnya "menunggu sampai aman" untuk evakuasi.

China mengatakan ada sekitar 6.000 warga negaranya di Ukraina untuk bekerja dan kuliah.

Kedutaan besar China di Kiev awalnya meminta warganya yang keluar dari Ukraina untuk memasang bendera China di kendaraan mereka, tapi kemudian membatalkan desakan tersebut di tengah munculnya klaim di media sosial terkait meningkatnya permusuhan orang Ukraina terhadap warga negara China.

Kedutaan besar China mengatakan pada Senin, dua negara Uni Eropa; Hungaria dan Rumania akan memberikan bantuan untuk warga negara China yang datang dari Ukraina.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP