China bersikukuh kuasai Laut China Selatan
Merdeka.com - Menteri Luar Negeri China Wang Yi hari ini mengatakan keputusan China terkait isu Laut China Selatan tidak akan berubah. Dia menyatakan China berhak atas Laut China Selatan.
"Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk menjelaskan pendirian China terkait masalah Laut China Selatan. Pertama-pertama saya ingin menggarisbawahi China memiliki alasan kuat mengklaim Laut China Selatan," kata Wang Yi, saat menggelar jumpa pers di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Kamis (5/2).
Namun, dia menyebut terkait masalah ini China akan tetap mempertahankan stabilitas di Laut China Selatan, merealisasi DOC (Declaration of Conduct) secara efektif, dan menyelesaikan sengketa itu lewat jalur damai.
"Dalam menyelesaikan masalah dengan negara-negara terkait kami akan lakukan dengan cara damai," ujar Wang.
Dia mengatakan keputusan China terhadap Laut China Selatan tidak pernah berubah, namun tetap mendukung pencapaian COC (Code of Conduct).
"Pendirian kami tidak berubah, dan sikap tidak berubah ini bukan hanya dalam kebijakan kami tetapi juga dalam praktik di lapangan," jelas dia. "Karena yang membuat perubahan di kawasan ini bukan hanya dari China tapi juga dari pihak lain."
Dalam kesempatan ini, Indonesia dan China juga sepakat membentuk saluran komunikasi cepat untuk memantau perkembangan di Laut China Selatan.
Sementara Menteri Luar Negeri RI Marty Natalegawa mengatakan hasil dari pertemuan dengan Wang Ji keduanya sependapat ingin menciptakan iklim kondusif di Laut China Selatan.
"Kedua pihak setuju menjalin hotline of communication, di mana jika ada perkembangan di Laut China Selatan yang perlu mendapatkan perhatian, kita sepakat untuk berkomunikasi secara cepat," ucap Marty. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya