Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cegah serangan Taliban, guru di Pakistan akan dipersenjatai

Cegah serangan Taliban, guru di Pakistan akan dipersenjatai Taliban serbu sekolah di Pakistan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Pejabat di Kota Peshawar, Provinsi Kyber Pakthunkhwa, Pakistan, mengatakan para guru di sekolah akan dipersenjatai menyusul tragedi penyerangan kelompok militan Taliban yang menewaskan lebih dari 150 orang 16 Desember lalu.

Langkah itu diambil supaya para guru bisa melawan para teroris selama sekitar lima hingga sepuluh menit sebelum pasukan pengamanan tiba, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Rabu (20/1).

Namun sejumlah kalangan menilai langkah itu justru akan membahayakan murid-murid.

"Tak perlu orang jenius untuk memahami dampak psikologi terhadap para murid yang diajar oleh guru bersenjata. Dia akan merasa terancam dan tidak nyaman," kata Dr Shahid Iqbal, kepala Departemen Psikologi di Universitas Urdu Karachi kepada World Bulletin.

Pemerintah setempat mengatakan sekitar 40 sekolah sudah diberitahu mereka akan diberi izin menggunakan senjata buat membela diri jika diserang Taliban. Pemerintah menuturkan izin itu hanya diberikan kepada sekolah swasta untuk menyewa petugas keamanan dengan panduan resmi dari pejabat setempat.

Wilayah sebelah barat laut Pakistan selama ini jadi sarang kelompok militan pemberontak selama lebih dari satu dekade. Provinsi Khyber Pakthunkhwa menjadi wilayah perbatasan dengan kelompok militan di Afganistan.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP