Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

CDC AS: Orang yang Telah Divaksinasi Penuh Bisa Bertemu Orang Lain Tanpa Masker

CDC AS: Orang yang Telah Divaksinasi Penuh Bisa Bertemu Orang Lain Tanpa Masker Joe Biden disuntik vaksin Covid-19. ©REUTERS/Leah Millis

Merdeka.com - Pemerintahan Presiden AS Joe Biden menyampaikan, orang yang telah divaksinasi penuh bisa bertemu sekelompok orang lainnya yang telah disuntik di dalam ruangan tanpa memakai masker. Namun demikian tetap diperingatkan agar mereka tetap mencegah perjalanan non esensial dan tetap memakai masker di tempat umum.

Dalam pedoman tindakan pencegahan penyebaran virus corona, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS atau CDC mengatakan orang yang ditelah divaksinasi penuh juga bisa berkumpul dalam kelompok kecil dengan orang yang belum divaksinasi tanpa memakai masker, hal ini dianggap berisiko rendah menyebabkan Covid-19 parah.

Presiden Biden telah mendesak warga Amerika untuk tetap waspada dan terus mengikuti pedoman CDC untuk mencegah lonjakan kasus lainnya.

CDC menyampaikan orang yang telah divaksinasi penuh harus terus mengikuti sejumlah tindakan pencegahan seperti menghindari berkumpul dalam kelompok besar, memakai masker ketika mengunjungi orang yang belum divaksinasi atau memakai masker ketika bersama orang yang berisiko terkena Covid-19 parah.

Direktur CDC, Rochelle Walensky mengatakan kepada wartawan, penting untuk melindungi mereka yang belum divaksinasi dan masih tetap rentan karena 60.000 kasus virus corona baru terjadi setiap hari.

“Kita masih berada di tengah pandemi yang parah, dan masih lebih dari 90 persen populasi kita belum divaksinasi penuh,” jelasnya, dilansir France 24, Selasa (9/3)

“Oleh karena itu, siapapun apakah telah divaksinasi atau belum, harus terus menghindari perkumpulan sedang dan besar termasuk perjanan non esensial.”

Di AS, lebih dari 525.000 telah meninggal akibat Covid-19.

Langkah penting

Pedoman baru CDC membahas bagaimana orang yang divaksinasi dapat dengan aman melanjutkan beberapa aktivitas dan kontak yang lebih normal dengan orang-orang di luar rumah mereka saat virus corona masih beredar luas.

"Tindakan hari ini merupakan langkah pertama yang penting. Ini bukan tujuan akhir kami," jelas Walensky.

"Karena semakin banyak orang yang divaksinasi, tingkat infeksi Covid-19 menurun di komunitas, dan karena pemahaman kami tentang kekebalan Covid bertambah, kami berharap dapat memperbarui rekomendasi ini kepada publik."

Rekomendasi tersebut dirilis setelah 30 juta orang, atau 9,2 persen dari populasi AS, telah disuntik penuh dengan vaksin Pfizer Inc / BioNTech SE, Moderna Inc dan Johnson & Johnson, menurut data CDC.

Hampir 18 persen populasi AS, atau 58,9 juta orang dewasa telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid-19.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP