Cari gara-gara, pesawat Rusia dikejar 4 jet tempur Jepang
Merdeka.com - Pemerintah Jepang pagi ini melayangkan protes kepada Moskow setelah jet udara asing, yang dipercaya milik Rusia, memasuki wilayah udara mereka. Negeri Matahari Terbit segera mengirim empat jet tempur untuk mengusir pesawat asing itu, Selasa sore kemarin, Rabu (16/9).
Kementerian Luar Negeri Jepang dengan segera mengirim nota protes setelah pesawat itu memasuki wilayah pantai di paling utara Pulau Hokkaido, dekat dengan Pulau Kuril yang disengketakan.
"Badan Pertahanan udara Jepang bergegas untuk menghadang pesawat penyusup, yang diyakini adalah Rusia, dengan empat jet tempur," ucap seorang pejabat kementerian pertahanan seperti dilansir dari laman france24, Rabu (16/9).
"Kami telah membuat protes melalui kedutaan Besar Rusia di Tokyo, namun pihak Rusia tidak langsung memberi konfirmasi terkait dan hanya menyebut akan memeriksa hal itu," imbuh pejabat kementerian luar negeri Jepang.
Badan Pertahanan udara Jepang bergegas untuk menghadang empat jet penyusup itu, yang diyakini adalah Rusia, sebut seorang pejabat kementerian pertahanan
"Jika benar ini adalah Rusia, ini akan menjadi kali pertama mereka sejak memasuki wilayah Jepang terakhir Agustus 2013, ketika dua pesawat Tu-95 dicegat di lepas barat Pulau Okinoshima," lanjutnya.
Dilaporkan, 16 detik setelah kepergok patroli udara Jepang, pesawat yang dicurigai dari Rusia ini langsung bermanuver ke Pulau Kuril yang jadi sengketa.
Diketahui, Pulau itu adalah pulau yang direbut oleh pasukan Soviet seusai Jepang menyerah pada Perang Dunia II.
Hingga saat ini sengketa pulau itu masih terhambat sampai tujuh dekade, sulitnya mencapai kesepakatan perjanjian damai antara Moscow dan Tokyo pasca perang tersebut.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya