Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Buntut konflik dengan Qatar, Saudi larang karya tulis Yusuf Qaradawi

Buntut konflik dengan Qatar, Saudi larang karya tulis Yusuf Qaradawi Yusuf Qaradawi bertemu Nelson Mandela. ©onislam.net

Merdeka.com - Menteri Pendidikan Arab Saudi, Dr. Ahmad bin Muhammad Al-Issa, mengambil keputusan drastis terkait krisis antara negara-negara Liga Arab dan Qatar. Dia menerbitkan aturan menarik seluruh buku-buku ditulis oleh ulama Mesir yang menetap di Doha, Qatar, Yusuf al-Qaradawi.

Dilansir dari laman Al Arabiya, Senin (12/6), Ahmad menyatakan buku, makalah, dan seluruh karya tulis Yusuf tersebar di perpustakaan universitas, sekolah, hingga departemen pendidikan akan ditarik tanpa kecuali. Nantinya aparat keamanan bakal dilibatkan dalam razia buku itu. Bahkan buku yang baru direncanakan bakal diterbitkan juga dilarang.

"Isinya berbahaya buat para pelajar," kata Ahmad.

Sebelumnya Ahmad juga sudah melarang sejumlah buku karya beberapa penulis dan partai politik tertentu diedarkan. Alasannya karena mengandung paham ekstrem. Dia juga menerbitkan pemberitahuan supaya para kepala sekolah dan rektor menyortir buku di perpustakaan mereka.

Ahmad lantas memerintahkan anak buahnya supaya berkeliling ke setiap lembaga pendidikan buat memastikan perpustakaan mereka bebas dari buku-buku isinya dianggap 'membahayakan'. Para pengajar juga kini diseleksi ketat dan materi pembelajarannya diatur supaya mengajarkan pemahaman yang moderat.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP