Brexit lewat, macet di Rio capai 120 kilometer
Merdeka.com - Kemacetan luar biasa di Brebes pada musim mudik lebaran bulan lalu sempat mewarnai laporan berbagai media massa Tanah Air. Saat itu kemacetan di Brexit (Brebes Exit) itu tercatat mencapai 20 kilometer. Tak urung Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla sampai berkomentar dan meminta maaf kepada khalayak.
Namun ternyata kemacetan di Brexit itu tidak ada apa-apa jika dibandingkan di Kota Rio de Janeiro, Brasil.
Para pengendara di Rio kemarin terjebak kemacetan sejauh 120 kilometer karena sedang ada persiapan Olimpiade dan panitia membuat jalur khusus kendaraan menuju kawasan Olimpiade.
Di jam-jam sibuk pagi hari, karena ada penyempitan, para pengendara terpaksa hanya bisa parkir di tengah jalan menunggu kemacetan terurai. Mereka tak henti-hentinya mengeluh.
"Butuh waktu tiga jam untuk sampai ke tujuan. Padahal di saat normal hanya 30 menit," ujar seorang pengguna media sosial Twitter.
"Seharusnya mereka membiarkan bus lewat di jalur itu," kata yang lain.
Bahkan kendaraan militer dan tank juga terjebak macet panjang itu.

Sekitar 500 ribu pengunjung akan tiba di Rio dalam beberapa hari ke depan untuk meramaikan olimpiade. Kemacetan diperkirakan akan semakin parah.
Sebagai solusi untuk mengurangi kemacetan, pemerintah setempat sudah melarang bus besar melintas di Rio sejak 18 Juli lalu dan hari kerja diliburkan selama dua pekan, termasuk hari pembukaan dan penutupan olimpiade. (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya