Brasil tangkap 10 orang diduga rencanakan teror saat Olimpiade Rio
Merdeka.com - Polisi Brasil berhasil menangkap 10 anggota sebuah kelompok teroris amatir yang mengaku berbaiat kepada Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Kelompok ini yang diduga merencanakan serangan saat Olimpiade di Rio Jeneiro, 5 Agustus mendatang.
Kelompok anti-terorisme nasional Brasil sudah menjalankan operasi untuk menjaga keamanan negara mereka sebelum perhelatan pertandingan akbar tersebut dimulai.
Meski para teroris ini sudah tertangkap, Menteri Kehakiman Brasil Alexandre de Moraes menyebutkan, kelompok yang ditangkap ini berasal dari Brasil. Dia juga menambahkan, kelompok ini masih amatir dan tidak terorganisasi.
"Mereka (teroris) tidak menargetkan sesuatu yang spesifik," ucap de Moraes, seperti dikutip dari Channel News Asia, Jumat (22/7).
Sepuluh tersangka ditangkap di wilayah yang berbeda-beda. Mereka rupanya sering berkomunikasi via WhatsApp dan Telegram. Meski demikian, kebanyakan dari para tersangka tidak mengenal satu sama lain dan mengatakan tidak pernah bertemu sebelumnya.
Petugas keamanan mengatakan, kelompok amatir ini berhubungan dengan ISIS. Mereka mengaku bertanggung jawab atas serangan yang terjadi pada warga Prancis di mana pun mereka berada.
"Beberapa dari mereka mengaku seorang yang setia kepada ISIS, namun tidak ada kontak personal dengan kelompok ISIS itu," lanjut de Moraes di Ibu Kota Brasilia.
Meski terus diguncang isu teror saat Olimpiade berlangsung, Brasil mengaku akan mengerahkan kekuatan pengamanan mereka agar acara ini berlangsung aman.
"Resiko yang diterima negara tuan rumah Olimpiade selalu sama. Namun, kita akan meminimalkan ruang gerak mereka selama Olimpiade Rio berlangsung," pungkasnya. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya