Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bos narkoba Meksiko ditangkap usai wawancara dengan Rolling Stone

Bos narkoba Meksiko ditangkap usai wawancara dengan Rolling Stone Penangkapan El Chapo. ©Reuters

Merdeka.com - Bos kartel narkoba paling dicari saat ini Joaquin 'El Chapo' Guzman kembali ditangkap kepolisian Meksiko. Penangkapan kali ini tak lepas dari jasa wawancara Sean Penn untuk majalah musik Rolling Stone.

Wawancara yang dilakukan aktor sekaligus aktivis politik Amerika Serikat ini mampu membuat pihak berwenang mengetahui lokasi bersembunyinya El Chapo. Akibatnya, tertangkap sudah pria yang kabur sejak Juli lalu dari sel bawah tanahnya itu.

Dalam wawancaranya dengan Rolling Stone, El Chapo menceritakan kehidupannya, karirnya, bahkan keluarga. Penn sendiri melakukan tujuh jam wawancara dengan bos kartel narkoba terbesar Meksiko itu.

Ada satu bahasan menarik yang dibeberkan El Chapo dalam wawancaranya. Dia mengatakan dirinya kebanjiran permintaan pembuatan film mengenai kish hidupnya dari studio film di AS sejak dirinya ditangkap 2014.

Wawancara dilakukan Penn pada Oktober lalu di tempat persembunyian El Chapo di Meksiko, dan diterbitkan Sabtu kemarin, seperti dilansir dari Reuters, Minggu (10/1).

Sebenarnya, polisi sudah mengetahui adanya rencana pertemuan antara Penn, seorang aktris Meksiko dan El Chapo. Sejak saat itu, pergerakan Penn selalu diikuti.

Kala itu, Penn bergerak mengarah ke peternakan tempat bos kelompik mafia Sinaloa itu bersembunyi. Sempat terjadi baku tembak dengan pihak kepolisian, dan El Chapo hampir saja lolos lagi.

Polisi mengatakan, keinginan El Chapo agar kisah hidupnya diangkat ke layar lebar telah membuatnya kembali tertangkap.

"Aspek penting lainnya yang membuat kami bisa melacak keberadaanya yaitu keinginan dirinya agar kisah hidupnya diangkat ke layar lebar. Dia bahkan menghubungi beberapa aktris dan produser. Mereka semua menjadi bagian dari penyelidikan," ucap Jaksa Agung Meksiko Arely Gomez.

Rencananya El Chapo akan diekstradisi untuk diadili di Amerika Serikat secepatnya. Di AS, dia didakwa atas gugatan perdagangan narkotika dan pembunuhan.

Dia tertangkap di kota Los Mochis Jumat lalu. Bos kartel narkoba Meksiko ini telah dua kali lolos dari penjara. Pertama tahun 2014 dan kedua tahun 2015. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP