Bom udara AS hantam rumah sakit di Afghanistan, 3 tewas
Merdeka.com - Serangan udara AS menghantam rumah sakit di Kunduz, Afghanistan. Tiga pekerja sosial dari kelompok bantuan medis, Medecins Sans Frontieres (MSF) tewas akibat serangan bom udara tersebut.
Sementara itu, juru bicara NATO menyebutkan 30 orang lainnya dinyatakan hilang paska serangan tersebut.
"Kami sangat terkejut dengan penyerangan yang menewaskan staf dan para pasien, dengan jumlah korban tewas lainnya yang cukup tinggi di pusat kesehatan di Kunduz,"ujar direktur operasi MSF, Bart Janssens, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (3/10).
Sementara itu, juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan serangan Amerika Serikat benar ditargetkan ke rumah sakit setempat.
"Mereka benar membunuh pasien dan tenaga medis. Kejam!" tegasnya.
Sebelah tara Afghanistan memang menjadi target Amerika Serikat lantaran selama enam hari terakhir, militan Taliban berhasil menguasai daerah tersebut. Pihak AS sendiri mengatakan mereka menargetkan tembakan pada kemah Taliban yang berada tak jauh dari situ.
Militer AS sendiri membela diri. Mereka mengatakan penyerangan yang mereka lakukan sudah mendapat izin sepenuhnya dari pemerintah kota setempat, lantaran militan Taliban masih menduduki tempat tersebut. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya