Bom mobil beruntun Turki tewaskan tujuh orang, lukai anak-anak
Merdeka.com - Dua insiden bom mobil di wilayah selatan Turki dipastikan menyebabkan korban jiwa. Russian Times melaporkan, Kamis (11/8), tujuh orang tewas, sedangkan lebih dari 50 orang luka-luka.
Insiden pertama terjadi dekat Rusak Sakit Kota Kiziltepe, Provinsi Mardin, dekat perbatasan Suriah. Ledakan ini menewaskan tiga orang, serta melukai lima anak di bawah lima tahun. Bom mobil di Kiziltipe meledak setelah mobil polisi melewati bangunan rumah sakit.
Sedangkan satu jam setelahnya bom mobil juga meledak di Kota Diyarbakir. Empat warga sipil tewas, sedangkan 13 orang luka-luka.
Kantor berita Reuters menyatakan ledakan di Kiziltepe setidaknya melukai 10 petugas kepolisian. Pemerintah Turki menuding Partai Rakyat Pekerja Kurdistan (PKK) sebagai dalang serangan bom beruntun ini. Wilayah Mardin dihuni oleh mayoritas etnis Kurdi.
Di perbatasan Turki-Irak kemarin siang, ternyata terjadi serangan oleh PKK. Empat tentara Turki tewas sedangkan sembilan warga luka.
Pemerintah Pusat Turki memasukkan PKK sebagai organisasi teroris. Kelompok ini memiliki aspirasi memerdekakan diri, membentuk negara Kurdistan.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya