Bom bunuh diri terjadi di tengah gencatan senjata Taliban di Afghanistan
Merdeka.com - Aksi bom bunuh diri terjadi di tengah masa gencatan senjata Taliban di Afghanistan pada hari Sabtu. Bom menewaskan sedikitnya 25 orang di Provinsi Nangarhar.
Melalui situs resmi ISIS Amaq, kelompok itu mengklaim berada di balik serangan berdarah tersebut.
Menurut Juru Bicara Gubernur Nangarhar, Attaullah Khogyani, serangan itu terjadi di distrik Rodat, sekitar 25 kilometer dari Jalalabad, dan melukai lebih dari 54 orang.
Warga sipil, pasukan keamanan dan anggota Taliban termasuk di antara korban. Mereka saat itu sedang merayakan hari kedua Idulfitri.
Dilansir dari Aljazeera, Minggu (17/6), menggambarkan pemboman itu sebagai 'pukulan yang sangat merusak' selama masa gencatan senjata yang dilakukan kelompok Taliban dan pasukan keamanan Afghanistan di Jalalabad.
(mdk/frh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya