Bom bunuh diri meledak di Yaman ketika salat idul adha, 29 tewas
Merdeka.com - Masjid Al Balili di Ibu kota Sana'a, Yaman, dibom saat menggelar ibadah salat Idul Adha. Setidaknya 29 orang tewas, puluhan jamaah lainnya luka-luka.
International Business Times melaporkan, Kamis (24/9), belum ada laporan pihak mengaku bertanggung jawab tas serangan mematikan itu. Ini adalah insiden ketiga dalam bulan ini sengaja menyasar masjid.
BBC menyatakaan ada dua ledakan yang terjadi beruntun ketika jamaah, yang kebanyakan dari mazhab Syiah, mulai salat ied. Serangan ini diduga kuat aksi bom bunuh diri.
Polisi khawatir jumlah korban tewas masih bisa bertambah. Ada beberapa korban luka yang kondisinya kritis.
Serangan ini berdekatan dengan momen kembalinya Presiden Abdurabuh Mansyur Hadi dari pengasingan. Sang presiden yang digulingkan pemberontak Houthi itu selama enam bulan terakhir lari ke Arab Saudi. Mansyur Hadi masih berada di Kota Aden, kota yang dikuasai pendukungnya, belum mencapai Ibu Kota.
Muncul spekulasi bahwa serangan ini digalang ISIS, tapi belum dapat dibuktikan. Pasukan pemberontak yang disokong Iran tersebut sementara ini masih menguasai mayoritas wilayah Sana'a.
Perang saudara di Yaman telah menewaskan 4.900 orang, setidaknya 2.200 adalah warga sipil. Kelompok Houthi sejak 26 Maret lalu diserang oleh koalisi militer Liga Arab atas permintaan Presiden Mansyur Hadi. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya