Bocah sembilan tahun diperkosa dan dibakar di Afrika Selatan
Merdeka.com - Seorang bocah usia sembilan tahun menjadi korban perkosaan di Ibu Kota Cape Town, Afrika Selatan. Dia juga dibakar hidup-hidup.
Surat kabar the Huffington Post melaporkan, Rabu (22/1), gadis kecil itu awalnya berjalan dari rumah sang ibu menuju kediaman ayahnya. Namun di tengah jalan dia mengalami kekerasan seksual dan dibakar. Dia ditemukan di semak-semak di sebuah jalan bebas hambatan keesokan paginya dan langsung dilarikan ke rumah sakit lokal demi menjalani perawatan luka bakarnya.
Bocah itu mengenali pelaku. Menurut dia usia lelaki menggagahinya sekitar 27 tahun dan menggunakan kaos oblong dan ada darah di sekitar celananya. Warga segera mencarinya dan menemukan pemuda dimaksud.
Pemuda itu berlindung di salah satu rumah penduduk bernama Priscilla Mcentee hingga polisi datang. "Sekitar 100 orang mengepung rumah kami dan berteriak-teriak minta pemerkosa itu diserahkan ke mereka," ujar Mcentee.
Otoritas segera datang dan menahan pemuda itu. Seharusnya dia menghadapi sidang hari ini namun ditunda hingga minggu depan. Warga banyak berkumpul di depan gedung pengadilan setempat demi mendukung keluarga korban.
Gadigha Francis dari unit respon cepat pemerkosaan anak mengatakan sepanjang minggu warga hanya terlihat kesal. "Kami disini memastikan pelaku dihukum seberat-beratnya," ujar Francis.
Korban saat ini masih dalam kondisi kritis namun cukup stabil. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya