Besar kepala, Trump mengaku didukung kaum LGBT Amerika Serikat
Merdeka.com - Merayakan satu tahun persaingannya dalam kandidat calon presiden, Donald Trump mengaku bila kini kaum Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) telah ada di pihaknya. Hal tersebut diyakini Trump pasca insiden penembakan massal di Orlando.
Diberitakan laman ABC News, Kamis (16/6), penegasan Trump terjadi pada pawai Trump di Dallas, Amerika Serikat.
"Kaum LGBT sudah mulai menyukai Donald Trump dengan teramat sangat," katanya dengan menyinggung sang rival Hillary yang disebut menerima donasi dari negara-negara di Timur Tengah untuk menindas kaum tersebut.
Trump sendiri kerap menyinggung aturan Obama terhadap kepemilikan senjata api dan menyalahkan mereka yang memilikinya, merujuk pada insiden Orlando.
"Tak perlu cemas, saya akan menyelamatkan anda semua dalam Amandemen ke dua," kata Trump.
Dalam pawai kali ini, Trump kembali menekan pentingnya melarang para imigran yang berasal dari negara yang memiliki hubungan dengan kelompok teror.
"Kita harus bisa menghentikan orang dengan kebencian di hatinya yang datang ke negara ini," pungkasnya. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya